Pandaki Dilarang Upacara Bendera di Puncak Mahameru

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:12 WIB
Pandaki Dilarang Upacara Bendera di Puncak Mahameru

Suara.com - Pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melarang pendaki untuk menggelar upacara bendera peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di puncak Gunung Semeru, Mahameru. Semeru mempunyi ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl).

"Kegiatan upacara bendera pada 17 Agustus 2018 boleh dilaksanakan pendaki di sepanjang jalur pendakian Gunung Semeru, namun tidak boleh di puncak dan secara resmi upacara yang didampingi petugas TNBTS digelar di Ranu Kumbolo dan Kalimati," kata Kepala Resor Ranupani Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Agung Siswoyo di Lumajang, Kamis (16/8/2018).

Menurutnya sejumlah personel TNBTS akan disiagakan di Kalimati yang merupakan batas akhir pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut untuk mengantisipasi para pendaki yang diduga akan nekat menerobos ke puncak Semeru atau Mahameru.

"Ada 15 personel disiagakan di Pos Kalimati sambil mendampingi pelaksanaan upacara bendera yang digelar pendaki di sana. Petugas TNBTS akan memberikan imbauan kepada para pendaki untuk tidak nekat ke Mahameru demi keselamatan para pendaki yang bersangkutan," katanya.

Selain di Kalimati, lanjut dia, sebanyak sembilan orang petugas TNBTS juga disiagakan di Ranu Kumbolo yang juga menggelar kegiatan upacara bendera, kemudian 16 petugas bersiaga di Ranu Pani, dan dua petugas berada di Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur.

"Kami berharap pelaksanaan upacara bendera HUT Republik Indonesia berjalan lancar di jalur pendakian gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl tersebut," tuturnya.

Kuota pendaki untuk naik ke gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut dibatasi maksimal 600 orang per hari, sehingga pendaki yang ingin mengikuti upacara bendera di Gunung Semeru harus sudah mendaftar secara "online" atau dalam jaringan (daring) jauh-jauh hari.

Agung mengimbau kepada para pendaki untuk mematuhi rekomendasi batas akhir jalur pendakian di Kalimati karena saat ini status Gunung Semeru masih waspada, sehingga pendaki dilarang keras naik ke Mahameru karena berbahaya bagi keselamatan pendaki.

Sementara salah seorang pendaki yang enggan disebutkan namanya mengatakan kadang-kadang pendaki tidak mematuhi rekomendasi tersebut karena keinginan kuat sejumlah pendaki untuk menginjakkan kaki di puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa.

baca juga

"Bagi pendaki menjadi kebanggaan tersendiri untuk bisa menapakkan kaki di Mahameru, namun risiko keselamatan menjadi tanggung jawab masing-masing pendaki. Untuk pendaki pemula sebaiknya tidak nekat ke puncak Semeru dan hanya mendaki hingga Kalimati saja," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuaca Ekstrem, Puncak Gunung Semeru Bersalju

Cuaca Ekstrem, Puncak Gunung Semeru Bersalju

News | Kamis, 12 April 2018 | 15:52 WIB

Ribuan Pencinta Alam sampai Akademisi Reboisasi Lereng Semeru

Ribuan Pencinta Alam sampai Akademisi Reboisasi Lereng Semeru

News | Minggu, 01 April 2018 | 19:40 WIB

Islamofobia di Jerman Meningkat, Muslim Jadi Korban Kekerasan

Islamofobia di Jerman Meningkat, Muslim Jadi Korban Kekerasan

News | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 09:32 WIB

Ayu Ting Ting Salah Tulis Usia RI, Umi Kalsum pun Dirisak Netizen

Ayu Ting Ting Salah Tulis Usia RI, Umi Kalsum pun Dirisak Netizen

Entertainment | Kamis, 17 Agustus 2017 | 20:33 WIB

Lomba Makan Pho Semarakkan HUT Kemerdekaan

Lomba Makan Pho Semarakkan HUT Kemerdekaan

Lifestyle | Kamis, 17 Agustus 2017 | 19:02 WIB

Terkini

Dewi Perssik Jadi Diva Penuh Rahasia di Serial Terbaru Suara Hati

Dewi Perssik Jadi Diva Penuh Rahasia di Serial Terbaru Suara Hati

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:42 WIB

6 Urutan Zodiak Paling Bucin dan Rela Berkorban demi Pasangan

6 Urutan Zodiak Paling Bucin dan Rela Berkorban demi Pasangan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Jo Bo Ah Dilirik Gantikan Lee Chung Ah di Drama Aksi The Obedient Killer

Jo Bo Ah Dilirik Gantikan Lee Chung Ah di Drama Aksi The Obedient Killer

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Anak Pendiri NU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Meninggal Dunia

Anak Pendiri NU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Meninggal Dunia

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Pengusaha Akui Beri 3 Gepok Uang ke Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Disebut untuk Banjir Aceh

Pengusaha Akui Beri 3 Gepok Uang ke Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Disebut untuk Banjir Aceh

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:32 WIB

HUT ke-81 TNI, DPR Ingatkan Modernisasi Alutsista Tak Sekadar Soal Kecanggihan

HUT ke-81 TNI, DPR Ingatkan Modernisasi Alutsista Tak Sekadar Soal Kecanggihan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi: Bukan Sekadar Senioritas dan Loyalitas Sempit

Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi: Bukan Sekadar Senioritas dan Loyalitas Sempit

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Harga BBM Indonesia vs ASEAN: RON 92 Rp15.950, Singapura Tembus Rp48.514 per Liter

Harga BBM Indonesia vs ASEAN: RON 92 Rp15.950, Singapura Tembus Rp48.514 per Liter

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×