Ribuan Pencinta Alam sampai Akademisi Reboisasi Lereng Semeru

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 April 2018 | 19:40 WIB
Ribuan Pencinta Alam sampai Akademisi Reboisasi Lereng Semeru
Ribuan pecinta alam, akademisi dan pegiat lingkungan hidup menggelar reboisasi kawasan hutan di lereng Gunung Semeru. (suara.com/Sugianto)

Suara.com - Ribuan pecinta alam, akademisi dan pegiat lingkungan hidup menggelar reboisasi kawasan hutan di lereng Gunung Semeru. Berbagai jenis bibit tanaman cemara hutan dan tanaman endemik Semeru ditanam di 3 titik sekaligus.

Di antaranya di kawasan Ayeg-ayeg, Watu Rejeng, dan Sumber Ndanyangan. Lokasi penanaman bibit pepohonan tergolong sulit, dibutuhkan waktu selama 3 jam berjalan menuju lokasi.

Relawan berasal dari komunitas Gimbal Alas yang tersebar di seluruh Nusantara.

"Penghijauan untuk mengembalikan alam serta memulihkan sumber mata air sekitar Semeru," kata panitia penyelenggara dari komunitas Gimbal Alas, Bambang Irawan Wibisono, Minggu (1/4/2018).

Sejumlah mata air mati dan menyusut akibat kerusakan kawasan hutan sebagai kawasan tangkapan air.

Padahal masyarakat setempat menggantungkan pasokan air dari sumber di sekitar lereng Semeru. Selain itu, secara swadaya akan dibangun jaringan pipa air minum disalurkan ke rumah warga.

Untuk memudahkan warga mendapat air demi kebutuhan sehari-hari.

Sementara jumlah penduduk di sekitar lereng Semeru terus bertambah. Seperti penduduk di Desa Ranupani, Pronojiwo, Lumajang yang mulai mengalami krisis air. Bahkan danau di Ranupani mulai menyusut dan mengalami pendangkalan.

Danau juga tercemar tanaman air kiambang atau salvinia molesta. Permukaan danau seluas enam hektare dipenuhi kiambang. Bahkan, burung belibis yang menjadikan Ranupani sebagai habitatnya tak sudi mampir.

baca juga

Kepala resor Ranupani, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Agung Siswoyo menjelaskan ada dua mata air mati di Ranupani. Selama 10 tahun terakhir sumber mata air di lereng Semeru terganggu.

"Salvinia pernah bersih lima tahun lalu. Warga bergotong-royong bersama pecinta alam," katanya.

Namun, lambat laut kiambang atau salvinia kembali menemui permukaan danau. Warga setempat, Sutono bersama petani yang tergabung dalam kelompok belajar rukun mandiri tengah berusaha untuk bertani yang ramah lingkungan.

"Belajar mencintai lingkungan, mengembalikan fungsi Ranupani seperti dulu," katanya. Sekitar 20 tahun lalu, katanya, Ranupani luas dan air jernih. Menjadi kawasan danau yang indah di lereng Semeru.

Bahkan Gombloh menggambarkan Ranupani dalam lagunya sebagai danau yang indah dan menjadi jujugan. Para mahasiswa bermain, dan diskusi di Ranupani. Ranupani merupakan kawasan di lereng Semeru, menjadi persinggahan di jalur pendakian ke puncak Mahameru. (Sugianto)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pulau Pramuka Ternodai Sampah Plastik, Pencinta Alam Lakukan Ini

Pulau Pramuka Ternodai Sampah Plastik, Pencinta Alam Lakukan Ini

Lifestyle | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 15:20 WIB

Cerita Dul Beberapa Kali Nangis, Termasuk Ditinggal Pergi El

Cerita Dul Beberapa Kali Nangis, Termasuk Ditinggal Pergi El

Entertainment | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 22:16 WIB

Warga Jakarta Tewas Tertimpa Batu saat Mendaki Gunung Semeru

Warga Jakarta Tewas Tertimpa Batu saat Mendaki Gunung Semeru

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 22:26 WIB

Buntut "Diksar Maut", Laman FB Mapala Unisi UII Dibanjiri Makian

Buntut "Diksar Maut", Laman FB Mapala Unisi UII Dibanjiri Makian

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 19:58 WIB

Sudah Sepekan Warga Swiss Hilang di Gunung Semeru

Sudah Sepekan Warga Swiss Hilang di Gunung Semeru

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 21:42 WIB

Terkini

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

×