Dua Pekan, 1.005 Gempa Bumi Guncang Warga Lombok

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Selasa, 21 Agustus 2018 | 19:07 WIB
Dua Pekan, 1.005 Gempa Bumi Guncang Warga Lombok
Sejumlah warga beristirahat dekat rumahnya yang roboh pascagempa di Dusun Labuan Pandan, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Suara.com - Masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya kali pertama diterpa bencana alam karena gempa bumi pada tanggal 29 Juli 2018.

Tak lama berselang, tepatnya pada tanggal 5 Agustus 2018, gempa yang kekuatannya mencapai 7,0 skala Richter kembali terjadi dan memakan banyak korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka.

Namun, setelah gempa berkekuatan besar tersebut, bermunculan juga gempa susulan berskala kecil.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Humas BNPB)  Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sedikitnya sudah terjadi 1.005 kali gempa susulan dari tanggal 5 Agustus hingga tanggal 21 Agustus.

Di mana 825 kali terjadi dari tanggal 5 Agustus hingga 19 Agustus, dan 180 kali setelah gempa dengan kekuatan 6,9 skala Richter pada tanggal 19 Agustus 2018.

"Jadi, jika ditotal sejak tanggal 5 Agustus 2018 sampai 21 Agustus 2018 pukul 09.00 WIB pagi tadi, ada sebanyak 1.005 kali gempa susulan," katanya di kantor BPNB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (21/8/2018).

Pada tanggal 19 Agustus malam, gempa kembali mengguncang wilayah NTB. Gempa dengan kekuatan 6,9 skala Richter tersebut menewaskan 14 orang.

Gempa susulan juga sempat terjadi sejak gempa pertama pada tanggal 29 Juli 2018. Sedikitnya ada 318 kali gempa susulan setelah gempa berkekuatan 6,4 skala Richter terjadi pada tanggal 29 Juli.

Namun, tidak semua gempa susulan tersebut dirasakan smeuanya oleh masyarakat NTB. Pasalnya, hanya 17 gempa susulan yang berskala besar, dan lainnya kecil.

baca juga

Pihak BNPB tidak bisa memprediksi sampai kapan terjadinya gempa susulan yang terjadi di Lombok dan sekitarnya.

"Sampai kapan? Kita tidak bisa memprediksi," tandas Sutopo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNPB Tegaskan Status Bencana Nasional Gempa Lombok Tak Diperlukan

BNPB Tegaskan Status Bencana Nasional Gempa Lombok Tak Diperlukan

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 16:55 WIB

Jokowi Masih Timbang Untung Rugi Tetapkan Lombok Bencana Nasional

Jokowi Masih Timbang Untung Rugi Tetapkan Lombok Bencana Nasional

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 14:38 WIB

Peduli Lombok, Daniel Mananta Kirim Bantuan dari Jakarta

Peduli Lombok, Daniel Mananta Kirim Bantuan dari Jakarta

Entertainment | Selasa, 21 Agustus 2018 | 13:59 WIB

Fahri Kritisi Surat Kemendagri Minta Pemda Bantu Gempa Lombok

Fahri Kritisi Surat Kemendagri Minta Pemda Bantu Gempa Lombok

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 11:21 WIB

Gempa Lombok bukan Bencana Nasional, Fahri Hamzah Sedih

Gempa Lombok bukan Bencana Nasional, Fahri Hamzah Sedih

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 10:50 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×