Pemilu 2019, Bawaslu Minta Polda Metro Jaga Ketat 28.000 TPS

Bangun Santoso, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 28 Agustus 2018 | 17:48 WIB
Pemilu 2019, Bawaslu Minta Polda Metro Jaga Ketat 28.000 TPS
Ilustrasi TPS Pemilu. [siara.com/ Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Dalam koordinasi ini, Bawaslu meminta aparat polisi menyiapkan pengamanan terhadap 28 ribu tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Memang polisi harus menyiapkan (pengamanan) pemilu ini. Ada 28 ribu TPS dan itu berbeda dengan misalkan di Pilkada DKI hanya 15 ribu TPS," kata Komisioner Bawaslu, Firzt Edwar Siregar di Polda Metro Jaya, Selasa (28/7/2018).

Firzt mengaku belum ada permintaan pengamanan khusus terhadap TPS untuk Pemilu 2019. Hal itu karena belum dipetakan daerah yang dianggap rawan. Dia hanya meminta Polda Metro Jaya sudah siap melakukan pengamanan saat Pilpres 2019 mendatang.

"Di sini (wilayah hukum Polda Metro ada) 28 ribu TPS, jadi banyak yang harus disiapkan Polda Metro Jaya dalam proses pengamanan," kata dia.

Terkait pengamanan Pilpres dan Pileg, Bawaslu bersama sejumlah lembaga pemerintah termasuk Polda dan KPU telah melakukan pertemuan yang digelar di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Selasa siang tadi.

Dari pertemuan itu, Polda Metro Jaya akan memantau pengamanan di setiap lingkungan warga dengan mengerahkan anggota dari Direktorat Bimbingan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Metro Jaya.

"Polda sudah melakukan hal-hal yang dapat dilakukan. Sekarang bagian dari bimbingan masyarakat (Binmas) ketemu stakeholder untuk menjaga proses pemilu damai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahar Politik Sandiaga, Bawaslu Tak Bisa Panggil Paksa Andi Arief

Mahar Politik Sandiaga, Bawaslu Tak Bisa Panggil Paksa Andi Arief

News | Selasa, 28 Agustus 2018 | 16:11 WIB

Siasat PPP Antisipasi Bertambahnya TPS di Pemilu 2019

Siasat PPP Antisipasi Bertambahnya TPS di Pemilu 2019

News | Selasa, 28 Agustus 2018 | 16:10 WIB

Soal Gerakan #2019GantiPresiden, Polisi Tunggu Laporan Bawaslu

Soal Gerakan #2019GantiPresiden, Polisi Tunggu Laporan Bawaslu

News | Selasa, 28 Agustus 2018 | 14:40 WIB

Rizal Ramli Nyatakan Netral di Pilpres 2019

Rizal Ramli Nyatakan Netral di Pilpres 2019

News | Selasa, 28 Agustus 2018 | 12:27 WIB

Andi Arief 3 Kali Mangkir, Bawaslu Tak Bisa Proses Sandiaga Uno

Andi Arief 3 Kali Mangkir, Bawaslu Tak Bisa Proses Sandiaga Uno

News | Senin, 27 Agustus 2018 | 21:10 WIB

Terkini

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

×