Din Syamsuddin Ngaku Ditawari Jadi Ketua Timses Jokowi - Ma'ruf

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 29 Agustus 2018 | 19:48 WIB
Din Syamsuddin Ngaku Ditawari Jadi Ketua Timses Jokowi - Ma'ruf
Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerja sama antar Agama, Din Syamsuddin.(Suara.com/Lili Handayani)

Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengakui sempat ditawari menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) JokowiMaruf Amin.

Namun, dirinya tidak lantas percaya bila Jokowi atau Maruf Amin tidak memintanya secara langsung.

Din menuturkan, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki dan Staf Khusus Presiden Siti Ruhaini Dzuhayatin pernah membawa pesan dari Presiden Jokowi yang menginginkan dirinya menjadi Ketua TKN Jokowi – Maruf Amin. Kendati begitu, Din mengaku tidak menjawab tawaran tersebut.

"Memang pernah ada yang menghubungi saya, Pak Teten Masduki dan Bu Ruhaini, katanya membawa pesan presiden ingin dijadikan Ketua Timses Nasional. Namun saya belum percaya kalau Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin sendiri menyampaikan kepada saya, makanya saya tak jawab waktu itu," tutur Din di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018).

Mantan Ketua PP Muhammadiyah tersebut juga menegaskan, tidak akan bersedia bila diminta untuk menjadi Ketua TKN pasangan capres dan cawapres mana pun. Hal itu dikarenakan untuk menegakan kalau organisasi Muhammadiyah tidak terlibat politik kekuasaan.

"Tapi kalau seandainya saya ditanya dulu maupun sekarang, saya jelas tidak bersedia, karena saya mantan Ketum Muhammadiyah. Sekarang saya masih mempunyai jabatan sebagai Ketua Ranting Muhammadiyah, saya harus menegakkan organisasi Muhammadiyah tidak terlibat politik kekuasaan," tegasnya.

Lebih lanjut, kata Din, tawaran kepada dirinya itu diterima pada saat sebelum berkas struktur tim kampanye Jokowi - Maruf Amin diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum.

"Tiga hari sebelum diajukan ke KPU. Tapi saya tidak jawab, tapi belakangan dia bilang mau dihubungi untuk dilibatkan dalam timses, itu istilahnya Pak Teten," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencak Silat Panen Emas, Jokowi: Terima Kasih Prabowo

Pencak Silat Panen Emas, Jokowi: Terima Kasih Prabowo

News | Rabu, 29 Agustus 2018 | 19:33 WIB

Bamsoet Sarankan Jokowi Pilih Erick Thohir Jadi Ketua Tim Sukses

Bamsoet Sarankan Jokowi Pilih Erick Thohir Jadi Ketua Tim Sukses

News | Rabu, 29 Agustus 2018 | 19:13 WIB

Jokowi - Prabowo Berpelukan, Sosiolog: Efek Harmonis Hanya Sesaat

Jokowi - Prabowo Berpelukan, Sosiolog: Efek Harmonis Hanya Sesaat

Lifestyle | Rabu, 29 Agustus 2018 | 18:40 WIB

Habis Berpelukan, Prabowo dan Jokowi NgeVlog Bareng

Habis Berpelukan, Prabowo dan Jokowi NgeVlog Bareng

News | Rabu, 29 Agustus 2018 | 18:06 WIB

MUI: Ma'ruf Amin Harus Mundur Kalau Menang Pilpres 2019

MUI: Ma'ruf Amin Harus Mundur Kalau Menang Pilpres 2019

News | Rabu, 29 Agustus 2018 | 17:51 WIB

Terkini

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:31 WIB

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:21 WIB

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:11 WIB

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:01 WIB

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:46 WIB

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB