Bahas Aturan Peraga Kampanye, KPU Kumpulkan Perwakilan 16 Parpol

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 30 Agustus 2018 | 15:59 WIB
Bahas Aturan Peraga Kampanye, KPU Kumpulkan Perwakilan 16 Parpol
KPU menggelar sosialisasi sekaligus membahas aturan peraga kampanye Pemilu 2019. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyosialisasikan alat peraga kampanye (APK) kepada partai politik peserta Pemilu 2019. Sosialisasi itu sekaligus membahas aturan terkait fasilitas APK.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan mengatakan, akan membahas terkait fasilitasi alat peraga kampanye di tingkat pemilihan legislatif pusat dengan para LO (Liaison Officer) partai politik peserta Pemilu 2019. Di mana ada 16 partai politik peserta Pemilu 2019.

"Kami bersama LO parpol peserta pemilu akan membahas terkait dengan fasilitasi alat peraga kampanye tingkat pusat pada Pemilu 2019," kata Wahyu di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2018).

Selain itu, dalam agenda tersebut juga akan membahas terkait persiapan deklarasi kampanye damai. Menurutnya deklarasi kampanye damai akan dilakukan pada hari pertama masa kampanye, yakni pada 23 September 2018.

Untuk diketahui, sosialisasi APK pemilu 2019 dipimpin Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Evi Novida Ginting dan Biro Teknis dan Hukum KPU Nur Syarifah. Selain itu, turut dihadiri oleh LO dari 16 partai politik nasional peserta Pemilu 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malam Ini Prabowo Rapat Berburu Nama Tim Kampanye Nasional

Malam Ini Prabowo Rapat Berburu Nama Tim Kampanye Nasional

News | Kamis, 30 Agustus 2018 | 15:54 WIB

KPU Soroti Pertanyaan Zulhas Soal Pilpres di Depan Mahasiswa UMJ

KPU Soroti Pertanyaan Zulhas Soal Pilpres di Depan Mahasiswa UMJ

News | Kamis, 30 Agustus 2018 | 12:29 WIB

Jokowi-Prabowo Pelukan, Ketum Golkar: Wartawan Jangan Dramatisir

Jokowi-Prabowo Pelukan, Ketum Golkar: Wartawan Jangan Dramatisir

News | Kamis, 30 Agustus 2018 | 11:19 WIB

Jokowi dan Prabowo Berpelukan, Netizen: Indonesia Jadi Adem

Jokowi dan Prabowo Berpelukan, Netizen: Indonesia Jadi Adem

News | Kamis, 30 Agustus 2018 | 09:56 WIB

Gerakan #2019GantiPresiden Bukan Kampanye, KPU: Silahkan Saja

Gerakan #2019GantiPresiden Bukan Kampanye, KPU: Silahkan Saja

News | Selasa, 28 Agustus 2018 | 19:32 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×