Kubu Prabowo Temukan DPS Ganda, Kubu Jokowi: Laporkan KPU Saja

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 04 September 2018 | 12:51 WIB
Kubu Prabowo Temukan DPS Ganda, Kubu Jokowi: Laporkan KPU Saja
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh).

Suara.com -
Politikus Hasto Kristiyanto menyarankan kubu calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno untuk melaporkan temuan daftar pemilih ganda ke Komisi Pemilihan Umum. Pernyataan Sekretaris Tim Kampanye Nasional pasangan capresn Joko Widodo dan cawapres Ma'ruf Amin ini menyusul klaim kubu Prabowo yang menemukan sekitar 25 juta pemilih ganda dari sekitar 137 juta pemilih dalam Daftar Pemilih Sementara atau DPS.

"Ya dilaporkan langsung ke KPU saja. Kami juga mencermati tersebut. Karena misalnya dari keluarga saya sendiri, dulu Pilgub ikut memilih. Tiba-tiba kemarin tidak bisa memilih," ujar Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018)

Menurut Hasto temuan DPS ganda dari kubu Prabowo - Sandiaga merupakan sisa -sisa Pemilu 2009. Hasto menuturkan ketika Pemilu 2004 merupakan Pemilu yang paling demokratis setelah Pemilu 1995. Sebab ketika itu ada mekanisme pemuktahiran data pemilih, pemberian stiker, pendataan yang berkelanjutan dan sistem Informasi Teknologi yang baik sampai ke TPS.

"Tapi Pemilu 2009 adalah titik balik dari Demokrasi kita. Di 2009 terjadi manipulasi DPT dan dijadikan alat. Saat itu kami lakukan koreksi. Saat itu terbentuk panitia angket untuk mengkoreksi agar DPT tidak dijadikan alat untuk Pemenangan," kata dia.

Tak hanya itu, Sekjen PDI Perjuangan juga menuturkan pemerintahan Jokowi memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas demokrasi seperti memperbaiki Daftar Pemilih Tetap.

"Pemerintah Pak Jokowi mempunyai komitmen untuk meningkatkan kualitas demokrasi. Sehingga DPT bisa dilakukan perbaikan-perbaikan dan itu yang menjadi konsen kami. Bahwa setiap warga negara yang punya hak pilih harus dijamin secara konstitusional," ucap Hasto.

Lebih lanjut Hasto mengatakan terkait DPT pihaknya akan bekerjasama dengan kubu Prabowo untuk mendorong KPU agar tidak terjadi persoalan DPT saat Pemilu 2019.

"Jadi terkait DPT kita bekerjasama. Kubu Pak Prabowo dan Sandi, kemudian kubu Pak Jokowi-Ma'ruf, mari kita berkerjasama mendorong KPU, agar DPT melindungi hak konstitusional warga negaranya," ucap Hasto.

Selain itu koalisi parpol pendukung Jokowi - Maruf juga akan mencermati perihal permasalahan DPT. Hasto ingin Pemilu 2019 berjalan dengan baik.

baca juga

"Ya kami terus cermati. Dalam Pilkada kan kami sampaikan. Karena PDI Perjuangan yang berteriak paling keras masalah DPT. Karena itu, saat PDI Perjuangan di dalam pemerintahan, kami mendorong agar tidak ada lagi persoalan DPT, sebagaimana terjadi pada 2009 yang lalu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo Klaim Temukan 25 Juta Pemilih Ganda di DPS

Kubu Prabowo Klaim Temukan 25 Juta Pemilih Ganda di DPS

News | Selasa, 04 September 2018 | 08:00 WIB

Sandiaga Uno Sindir Joko Widodo Kampanye Pakai Fasilitas Negara

Sandiaga Uno Sindir Joko Widodo Kampanye Pakai Fasilitas Negara

News | Selasa, 04 September 2018 | 06:51 WIB

Joko Widodo Umumkan Ketua Tim Kampanye Nasional Pada 7 September

Joko Widodo Umumkan Ketua Tim Kampanye Nasional Pada 7 September

News | Selasa, 04 September 2018 | 06:31 WIB

Terkini

Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal

Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'

Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:17 WIB

4 OOTD Casual Chic Style ala Seo Ji Hye, Inspo Gaya Ngampus Sampai Ngantor!

4 OOTD Casual Chic Style ala Seo Ji Hye, Inspo Gaya Ngampus Sampai Ngantor!

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:15 WIB

DNA Petarung Bahlil Dipuji Prabowo: Kesulitanlah yang Membesarkan Pemimpin

DNA Petarung Bahlil Dipuji Prabowo: Kesulitanlah yang Membesarkan Pemimpin

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Ngaku Mau ke Toilet, Perempuan Ini Malah Gasak Motor Siswa SMK yang Dikenal Lewat MiChat

Ngaku Mau ke Toilet, Perempuan Ini Malah Gasak Motor Siswa SMK yang Dikenal Lewat MiChat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Viral Tanpa Rencana, Aksi Dermawan Ni Kadek Indrayoni Tembus 6 Juta Penonton!

Viral Tanpa Rencana, Aksi Dermawan Ni Kadek Indrayoni Tembus 6 Juta Penonton!

Entertainment | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Belanja Skincare di Watsons Pakai BRImo Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya

Belanja Skincare di Watsons Pakai BRImo Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya

Bri | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:05 WIB

5 Contoh Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Formal untuk Berbagai Acara

5 Contoh Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Formal untuk Berbagai Acara

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Industri Manufaktur Tumbuh Lebih Kencang dari Ekonomi, Tapi Ledakan Impor Jadi Alarm Pemerintah

Industri Manufaktur Tumbuh Lebih Kencang dari Ekonomi, Tapi Ledakan Impor Jadi Alarm Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×