Kisah Wati Seorang Diri Lahirkan Bayi di Kolong Flyover Rawabuaya

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 10 September 2018 | 13:56 WIB
Kisah Wati Seorang Diri Lahirkan Bayi di Kolong Flyover Rawabuaya
Perempuan tunawisma yang hanya teridentifikasi sebagai Wati, melahirkan bayi laki-laki di kolong jalan layang Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat. [dok.P3S jakarta barat]

Suara.com - Wati, perempuan tunawisma asal Wonosobo, Jawa Tengah, melahirkan bayi tanpa bantuan seorang pun di kolong jalan layang Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (8/9) malam.

Keesokan hari, Minggu (9/9), ia berhasil ditemukan dan dievakuasi tim Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Jakarta Barat.

Kekinian, Wati bersama bayinya yang diberi nama Andi Sadeli ditempatkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Kembangan, Jakarta Barat.

Suara.com, Senin (10/9/2018), berkunjung ke panti tempat Wati dan Andi Sadeli dirawat sementara. Memasuki ruangan tempat Wati dan bayinya tinggal sementara, kondisi fisik wanita 39 tahun tersebut tampak sudah membaik. Sementara, si bayi mungil sedang tertidur seusai disusui ibunya.

Meski kondisi fisik Wati telah berangsur pulih pascamelahirkan, kondisi mentalnya sedikit terganggu.

Suara.com berkali-kali mencoba bertanya pada Wati, namun jawabannya ngalor-ngidul alias tidak sesuai dengan pertanyaan.

Wati mengakui melahirkan Andi Sadeli pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dirinya melahirkan seorang diri di bawah jalan layang Rawabuaya, hingga akhirnya ditemukan oleh 2 orang kakek yang biasa memancing di sekitar daerah tersebut.

"Ada 2 kakek yang biasa mancing ikan. Lahirnya jam 10 malam, rasanya seperti bola biliar, kepala dulu yang keluar," ucap Wati sambil tersenyum.

Wati kemudian tertidur seusai melahirkan akibat kelelahan. Tali pusar sang bayi kala itu masih menyatu dengan ari-ari. Semalaman, Andi Sadeli tertidur hanya beralaskan kardus dan tanpa selimut.

Perempuan 39 tahun tersebut mencoba merangkai ingatannya. Dirinya mengakui, Andi Sadeli merupakan anaknya yang ketujuh, buah pernikahan dengan suami kedua.

Menurut pengakuannya, sehari-hari tinggal di kolong jalan layang Rawabuaya, Cengkareng. Hampir 3 bulan belakangan, suaminya tidak menemani Wati. Tunawisma tersebut menjaga kandungannya seorang diri.

"Suami kerjanya tiap hari cari duit di jalan. Sambil jaga bensin. Dia bagian jaga bensin literan. Bensin yang beli satu galon terus dituang di ke motor. Dagang bensin sih ceritanya, sehari-hari. Jam 7 pagi berangkat, jam 6 sore pulang kerja," tutur Wati.

Tepat pada Minggu (9/9/2018), sekitar pukul 08.00 WIB Wati ditemukan lemas tak berdaya oleh tim P3S Sudin Jakbar.

Awalnya, Wati enggan dievakusi, hingga pada akhirnya dirinya dan sang bayi dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng guna mendapatkan perawatan.

"Saya tidak mau dibawa ke rumah sakit karena tak punya KTP. Biaya juga tak punya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sales Pria Tewas Usai Tenggak Miras di Diskotek Lounge Crown

Sales Pria Tewas Usai Tenggak Miras di Diskotek Lounge Crown

News | Senin, 10 September 2018 | 12:55 WIB

Melahirkan di Kolong Jembatan, Wati Kini Dirawat di Panti Sosial

Melahirkan di Kolong Jembatan, Wati Kini Dirawat di Panti Sosial

News | Senin, 10 September 2018 | 12:41 WIB

Petaka Jadi Istri Siri, Sekali Ketemu Malah Dianiaya Suami

Petaka Jadi Istri Siri, Sekali Ketemu Malah Dianiaya Suami

News | Senin, 10 September 2018 | 10:30 WIB

Wati Sendirian Lahirkan Bayi di Kolong Jalan Layang Rawabuaya

Wati Sendirian Lahirkan Bayi di Kolong Jalan Layang Rawabuaya

News | Minggu, 09 September 2018 | 18:48 WIB

Perkenalkan : YouTube Giving, Fitur Buat Kumpulkan Donasi

Perkenalkan : YouTube Giving, Fitur Buat Kumpulkan Donasi

Tekno | Minggu, 02 September 2018 | 22:00 WIB

Terkini

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB