Tewas dengan Alat Vital Dipotong, Andi Kerap Diinapi Pria Berotot

Reza Gunadha

Rabu, 12 September 2018 | 14:45 WIB
Tewas dengan Alat Vital Dipotong, Andi Kerap Diinapi Pria Berotot
Rumah Nasion Andi (56), Kampung Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Andi ditemukan tewas dengan kondisi alat vital terpotong. [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Nasion Andi (56), warga Kampung Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang ditemukan tewas dengan kondisi alat vital terpotong kerap didatangi lelaki berotot.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu tetangga korban bernama Ahmad (35). Menurutnya, lelaki itu kerap terlihat mendatangi tempat korban namun dengan hari dan waktu yang tidak menentu.

"Saya tahu suka ada teman cowok datang ke rumah dia. Saya tak tahu jelas namanya siapa. Pokoknya kalau datang pasti dia menginap di sana," ujar Ahmad kepada Suara.com, Rabu (12/9/2018).

Belakangan, kata Ahmad, diketahui Andi dan lelaki berotot itu sempat membuka usaha pangkas rambut yang berada tepat di samping rumah korban. Namun, baru satu bulan berjalan,  usaha pangkas rambut mereka gulung tikar.

"Paling sekitar satu bulan saja cukur rambut itu buka, terus tutup beberapa bulan lalu," jelasnya.

Saat ditanya mengenai ciri-ciri pria tersebut, Ahmad menjelaskan memiliki fisik yang tinggi besar dan berotot bak binaragawan. Meski terlihat gagah, namun cara dia berkomunikasi sedikit lemah lembut.

"Orangnya sih tinggi, besar, putih terus berotot juga. Seperti yang suka fitneslah. Tapi saya agak curiga, lelaki itu ngomongnya lemah lembut, soalnya saya pernah cukur rambut di sana," ungkapnya.

Untuk diketahui, Nasion Andi (56) ditemukan tewas di garasi rumahnya sendiri dalam kondisi mengenaskan dengan bagian alat vital terpotong pada Selasa 11 September 2018.

Warga Kampung Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor itu tewas dibunuh teman prianya bersinisial S. Pelaku mengakui telah membunuh korban dan menyerahkan diri ke Polsek Cikarang Barat.

baca juga

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait motif pembunuhan sadis oleh pelaku. Sementara, untuk korban sudah dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Janda Cantik Berjilbab Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Janda Cantik Berjilbab Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

News | Rabu, 12 September 2018 | 13:37 WIB

Korban Pembunuhan dengan Alat Vital Terpotong Dikenal Tertutup

Korban Pembunuhan dengan Alat Vital Terpotong Dikenal Tertutup

News | Rabu, 12 September 2018 | 13:21 WIB

Sadis, Pria Paruh Baya Bunuh dan Potong Alat Vital Teman Lelaki

Sadis, Pria Paruh Baya Bunuh dan Potong Alat Vital Teman Lelaki

News | Selasa, 11 September 2018 | 22:03 WIB

Terduga Pembunuh Perempuan Cina Dilaporkan Kabur dari Indonesia

Terduga Pembunuh Perempuan Cina Dilaporkan Kabur dari Indonesia

News | Senin, 03 September 2018 | 15:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×