Kader Membelot ke Jokowi, Demokrat Diyakini Rugi di Pemilu 2019

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 12 September 2018 | 17:58 WIB
Kader Membelot ke Jokowi, Demokrat Diyakini Rugi di Pemilu 2019
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di kediamanya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin(30/7).Pertemuan ini adalah lanjutan dari pertemuan di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, pada Selasa (24/7) malam.[Suara.com/Oke Dwi Atmaja].

Suara.com - LSI: Sebagian Kader Dukung Jokowi, Demokrat Tak Mungkin Dapat Efek Elektoral

Partai Demokrat dinilai tak bakal mendapat insentif suara pendukung yang signifikan pada Pemilu 2019, meski sejumlah kadernya membelot dari kubu Prabowo – Sandiaga Uno untuk mendukung Jokowi – Maruf Amin pada pilpres tahun depan.

Hal tersebut merupakan kesimpulan dalam survei tim riset Lingkar Survey Indonesia (LSI) Denny JA. Periset Adjie Alfaraby mengatakan, insentif tambahan suara pemilih itu tak didapat Demokrat, karena faktor partai-partai dalam kubu Jokowi – Maruf Amin.

"Saya kira sulit Demokrat mendapat insentif suara pemilih pada Pemilu 2019, meski kader-kadernya banyak yang mendukung  Jokowi. Sebab, partai-partai di kubu Jokowi sendiri sudah banyak, lebih banyak dari kubu Prabowo di mana Demokrat berada,” kata Adjie di Kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda Nomor 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/9/2018).

Adjie berpendapat, kalau tokoh dari Partai Demokrat seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turun berkampanye bagi pemenangan Prabowo-Sandiaga, justru akan memberikan efek positif bagi Demokrat. Sebab, AHY kekinian merupakan simbol dari partai berlambang bintang Mercy tersebut.

"Mari membayangkan AHY turun berkampanye. Dia adalah simbol partai. Menurut saya, kalau AHY turun kampanye untuk Prabowo-Sandiaga, itu bisa punya efek positif ke partai," jelasnya.

Lebih lanjut Adjie berpendapat, Demokrat harus "move on" dari isu dua kaki di Pilpres 2019. Dirinya menambahkan, sudah saatnya Demokrat memanfaatkan para tokohnya untuk mendokrak elektabilitas pada Pemilu 2019.

"Menurut saya, seharusnya Demokrat move on dari proses pencapresan kemarin dan fokus memenangkan partai. Salah satunya adalah mengoptimalisasi mesin partai dan tokoh-tokohnya untuk mendukung Prabowo-Sandiaga, sehingga efek dari elektabilitas pasangan itu bisa diambil juga oleh Demokrat," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat Akan Rugi Berdiri di Dua Kaki saat Pilpres 2019

Demokrat Akan Rugi Berdiri di Dua Kaki saat Pilpres 2019

News | Rabu, 12 September 2018 | 17:29 WIB

Farhat Abbas Bilang Hina Jokowi Masuk Neraka, TKN: Dia Fanatik

Farhat Abbas Bilang Hina Jokowi Masuk Neraka, TKN: Dia Fanatik

News | Rabu, 12 September 2018 | 15:44 WIB

PDIP Optimis Yenny Wahid akan Dukung Jokowi

PDIP Optimis Yenny Wahid akan Dukung Jokowi

News | Rabu, 12 September 2018 | 14:59 WIB

Dirayu Prabowo, Kubu Jokowi Klaim Lebih Dekat dengan Yenny Wahid

Dirayu Prabowo, Kubu Jokowi Klaim Lebih Dekat dengan Yenny Wahid

News | Rabu, 12 September 2018 | 14:49 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×