Layani Makan Gratis Kaum Duafa, Sandiaga Takut Disebut Pencitraan

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 14 September 2018 | 15:22 WIB
Layani Makan Gratis Kaum Duafa, Sandiaga Takut Disebut Pencitraan
Sandiaga Uno bersama ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak melayani makan gratis kaum duafa di kantor PP Muhammadiyah. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Bakal cawapres Sandiaga Uno menyambangi kantor PP Muhammadiyah di Jalan Menteng Raya Nomor 62, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018). Kedatangan Sandiaga tersebut adalah bersilaturahmi dengan Ketua Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Selain menunaikan ibadah salat Jumat di Kantor PP Muhammadiyah, Sandiaga juga berkesempatan makan siang bersama di warung duafa yang berada di sekitar kantor PP Muhammadiyah.

Usai menunaikan salat Jumat, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut tampak ikut melayani kaum duafa yang telah mengantri makanan.

Diketahui, bagi-bagi makanan kepada kaum duafa usai Jumatan sudah menjadi tradisi Pemuda Muhammadiyah selama bertahun-tahun. Ketua Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, jika sebelumnya Sandiaga takut perlakuannya melayani kaum duafa disebut pencitraan.

"Sebenarnya mas Sandi takut tadi, takut dibilang pencitraan," kata Dahnil.

Dahnil menyebut tindakan Sandiaga merupakan sebuah simbol bahwa pemimpin harus terbiasa melayani. Dirinya yakin jika Sandiaga memiliki kapasitas tersebut.

"Ini sebenarnya pesan buat Bang Sandi, pemimpin itu harus terbiasa melayani, terbiasa berdialog dengan siapapun, Mas Sandi juga saya yakin punya kapasitas untuk itu," kata dia.

Sementara, Sandiaga mengaku kesempatan tersebut merupakan pengalaman yang luar biasa.

"Saya tadi merasa pengalaman yang luar biasa melayani dan berinteraksi dengan warga. Mudah-mudahan interaksi ini akan menghasilkan perbaikan," ujar Sandiaga.

baca juga

Sandiaga mengaku jika dirinya siap dan akan mengambil posisi tegas terhadap keputusan-keputusan pada kebijakan di bidang ekonomi.

"Kita ada di sini karena kita berani, kita akan mengambil posisi tegas di bidang kebijakan ekonomi yang berpihak kepada rakyat. Tadi yang antre di sini juga masih banyak yang menganggur," imbuh Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ke Prabowo atau Jokowi, Gatot Nurmantyo: Biarkan Saya di Tengah

Ke Prabowo atau Jokowi, Gatot Nurmantyo: Biarkan Saya di Tengah

News | Jum'at, 14 September 2018 | 15:09 WIB

Istiqomah, Sandiaga Tak Berharap Yenny Wahid Dukung Prabowo

Istiqomah, Sandiaga Tak Berharap Yenny Wahid Dukung Prabowo

News | Jum'at, 14 September 2018 | 13:59 WIB

Hubungan Panas, Ridwan Kamil ke Sandiaga: Saya Tunggu di Bandung

Hubungan Panas, Ridwan Kamil ke Sandiaga: Saya Tunggu di Bandung

News | Jum'at, 14 September 2018 | 13:42 WIB

Cerita Sandiaga Uno Takut Ditolak Erick Thohir

Cerita Sandiaga Uno Takut Ditolak Erick Thohir

News | Jum'at, 14 September 2018 | 13:18 WIB

Soal Debat Capres Gunakan Bahasa Inggris, Sandiaga: Tidak Perlu

Soal Debat Capres Gunakan Bahasa Inggris, Sandiaga: Tidak Perlu

News | Jum'at, 14 September 2018 | 12:17 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×