Masinton Suruh Prabowo Jadi Capres di Luar Negeri

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Jum'at, 14 September 2018 | 19:39 WIB
Masinton Suruh Prabowo Jadi Capres di Luar Negeri
Bakal calon Presiden Prabowo Subianto tiba di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Kuningan, Jakarta

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menanggapai usulan kubu pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo - Sandiaga yang mengusulkan debat capres - cawapres dengan menggunakan bahasa inggris. Dia meminta pasangan kubu rivalnya itu untuk mencalonkan diri saja sebagai capres - cawapres di luar negeri.

Masinton menilai usulan kubu Prabowo - Sandiaga itu membuktikan kalau rivalnya itu tidak memahami realitas masyarakat Indonesia. Pasalnya, kata dia, debat capres - cawapres harus bisa dimengerti oleh masyarakat yang sebagian besar lebih memahami bahasa Indonesia.

"Itu menampakkan, teman-teman sebelah (kubu Prabowo - Sandiaga) itu nggak ngerti realitas masyarakat kita. Masyarakat kita itu ingin mendengar gagasan yang bisa di mengerti. Kalau dia usul pakai bahasa inggris suruh aja di Eropa, ikut kontestasi festival bahasa inggris, suruh nyalonnya di sana," kata Masinton usai menghadiri diskusi bertajuk 'DPT Bermasalah, Hak Pilih Terancam' di Kantor The Indonesian Institute (TII), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Lebih lanjut, Masinton mengimbau kepada kubu Prabowo - Sandiaga untuk tidak berlaga ke 'inggris - inggrisan'. Sebab menurutnya bangsa kita ini ialah bangsa Indonesia dan masyarakat dinilainya lebih menginginkan bahasa yang merakyat.

"Inikan Indonesia, masyarakat ingin mengerti, jangan ke 'inggris-inggrisan' rakyat kita ingin dengan bahasa yang merakyat sesuai dengan bahasa yang digunakan sehari hari," pungkasnya.

Berkenaan dengan itu, dia mengklaim kalau pasangan bakal capres dan cawapres Jokowi - Maruf Amin bukan tidak fasih dalam berbahasa inggris. Namun mereka hanya ingin menyampaikan dengan bahasa yang dimengerti masyarakat.

Sedangkan, Prabowo - Sandiaga dinilainya karna tumbuh besar di luar negeri, sehingga berlaga 'kebarat-baratan'.

"Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin sangat fasih itu. Gak tau kalau sebelah sana mungkin karena besarnya di luar Indonesia ingin 'kebarat-baratan'. Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin si fasih tapi ingin menyampaikan gagasan sesuai dengan bahasa rakyat dan yang dimengerti," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Data Pemilih Ganda Versi Koalisi Prabowo Disebut Tak Kredibel

Data Pemilih Ganda Versi Koalisi Prabowo Disebut Tak Kredibel

News | Jum'at, 14 September 2018 | 19:14 WIB

Erick Thohir Nangis karena Sandiaga, TKN Jokowi: Benar Apa Nggak?

Erick Thohir Nangis karena Sandiaga, TKN Jokowi: Benar Apa Nggak?

News | Jum'at, 14 September 2018 | 19:02 WIB

Jokowi Setuju Tak Ada Istilah Emak-emak, yang ada Ibu Bangsa

Jokowi Setuju Tak Ada Istilah Emak-emak, yang ada Ibu Bangsa

News | Jum'at, 14 September 2018 | 18:41 WIB

Terkini

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB