Jokowi Tak Setuju Istilah Emak-emak, Sandiaga : Itu Multitafsir

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 15 September 2018 | 18:26 WIB
Jokowi Tak Setuju Istilah Emak-emak, Sandiaga : Itu Multitafsir
Sandiaga Uno di Rumah Inspirasi Prabowo Sandiaga Uno, Jalan Cut Meutia Nomor 18, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2018). (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Sandiaga Uno tak ambil pusing perihal ucapan lawannya di Pilpres 2019, Jokowi yang tak setuju dengan sebutan emak-emak. Menurutnya, hal itu hanya disebabkan oleh multitafsir.

Sandiaga mengungkapkan, bahwa dirinya telah membaca teks sambutan Jokowi dalam Kongres Perempuan Dunia ke-35 International Council Women (ICW) yang berlangsung pada tanggal 14 September 2019. Kata Sandiaga, Jokowi tak menyebut kalau dirinya tak setuju dengan penyebutan istilah emak-emak.

"Saya baru baca transkripnya pak Presiden, jadi pak Presiden nggak menyatakan seperti itu. Saya rasa multi penafsiran itu seperti yang terjadi itu antara saya dengan pak Ridwan Kamil itu karena teman-teman transkripnya salah diartikan," kata Sandiaga di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (15/9/2018).

Sandiaga meminta persoalan itu tak dibesar-besarkan. Apalagi dirinya meyakini Jokowi pun tak masalah dengan sebutan istilah emak-emak.

Dirinya pun menilai banyak sebutan anak kepada orang tuanya pun sangat beragam.

"Menurut saya Pak Presiden tidak ada masalah dengan penyebutan ibu bangsa atau emak-emak dan lain sebagainya, yang penting kaum perempuan kita, kaum hebat, perempuan mandiri," pungkasnya.

Untuk diketahui, Presiden yang juga calon presiden petahana, Jokowi setuju dengan ungkapan tidak ada istilah emak-emak, melainkan yang cocok adalah istilah ibu bangsa. Persetujuan itu dinyatakan setelah komentar Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Giwo Rubianto Wiyogo.

Komentar Jokowi itu dikatakan dalam Kongres Perempuan Dunia ke-35 International Council Women (ICW) yang berlangsung pada tanggal 14 September 2019 dibuka oleh Presiden Jokowi.

Dalam sambutannya, Giwo Rubianto Wiyogo sempat menyindir apa yang disampaikan oleh Sandiaga Uno maupun politisi yang kerap menyamakan ibu-ibu dengan emak-emak.

Jokowi pun langsung menegaskan tidak setuju dengan gagasan emak-emak, bagi Jokowi tidak ada emak-emak yang ada hanyalah ibu bangsa.

"Saya setuju tadi ibu menyampaikan istilah emak-emak, yang ada itu ibu bangsa," kata Jokowi yang kemudian dibalas dengan riuh tawa peserta kongres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bermuatan Politik, Ijtima Ulama II Diminta Dibubarkan

Bermuatan Politik, Ijtima Ulama II Diminta Dibubarkan

News | Sabtu, 15 September 2018 | 17:58 WIB

Sandiaga Uno ke Emak-emak : Siap Jadikan Prabowo Presiden 2019?

Sandiaga Uno ke Emak-emak : Siap Jadikan Prabowo Presiden 2019?

News | Sabtu, 15 September 2018 | 17:44 WIB

Sandiaga Sebut Pelukan Jokowi-Prabowo Sebagai Teletubbies Effect

Sandiaga Sebut Pelukan Jokowi-Prabowo Sebagai Teletubbies Effect

News | Sabtu, 15 September 2018 | 13:38 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×