Menangkan Prabowo, Habib Rizieq Serukan Pakai Politik Identitas

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 16 September 2018 | 17:35 WIB
Menangkan Prabowo, Habib Rizieq Serukan Pakai Politik Identitas
Pimpinan FPI, Rizieq Shihab bersama istri dan anak-anaknya tampil dalam sebuah video YouTube, Jumat (14/6/2018). Ia mengklaim telah menerima SP3 dari kepolisian dalam kasus pornografi yang melibatan nama Virza Husein. [YouTube/Front TV]

Suara.com - Pemimpin FPI Rizieq Shihab berjanji tak “menggoreng” isu politik berdasarkan sentimen SARA untuk memenangkan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Namun, Rizieq Shihab melalui rekaman suara yang diperdengarkan dalam acara Ijtimak Ulama II di Grand Hotel Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018), menegaskan bakal menggunakan isu-isu politik identitas.

"Saya tegaskan tak akan pernah memainkan politik identitas SARA yang rasis dan fasis serta bertentangan dengan syariat Islam maupun konstitusi. Tapi, akan selalu memainkan politik identitas yang terhormat dan bermartabat,” kata Rizieq Shihab.

Ia menuturkan, politik identitas turut memunyai makna positif, bahkan tokcer kala dipakai untuk melawan bangsa kolonial.

Rizieq Shihab mengklaim, para pejuang kemerdekaan mampu mengusir penjajah asing menggunakan politik identitas.

"Ingat, Indonesia merdeka memakai politik identitas. Ingat,  NKRI juga lahir melalui politik identitas, Pancasila pun disusun memakai politik identitas. Wali Songo, sultan di Nusantara, juga Imam Bonjol, Diponegoro, Teuku Umar dan masih banyak lagi para pejuang memakai politik identitas," katanya .

Rizieq menambahkan, dua mantan presiden, yakni Soekarno dan Soeharto juga menggunakan politik identitas saat masih berkuasa.

"Tatkala Bung Karno menandatangani Piagam Jakarta 22 Juli 1945 dan juga mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959, itupun politik identitas. Tatkala Pak Harto bersama TNI dan ulama serta umat Islam membasmi PKI, juga merupakan politik identitas," kata dia.

Gerakan politik identitas, lanjut Rizieq juga sudah digunakan para ulama untuk menumbangkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang kala itu dituduh telah melakukan penodaan agama.

baca juga

Politik identitas itu, sambungnya, dipraktikkan untuk meloloskan lawan politik Ahok di Pilkada DKI Jakarta pada 2017 lalu.

"Bahkan saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 yang baru lalu, ulama dan umat Islam juga melakukan politik identitas untuk menjunjung tinggi ayat suci di atas ayat konstitusi," bebernya.

Meski demikian, dia menyangkal politik identitas upaya untuk mendiskreditkan salah satu etnis tertentu atau kaum minoritas.

"Politik identitas kami bukan politik rasis, bukan politik fasis. Untuk itu, Ijtimak Ulama akan terus menghidupkan dan menggelorakan politik identitas umat kebangsaan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizieq Ingin Antar Prabowo-Sandiaga Dapat Kemenangan yang Berkah

Rizieq Ingin Antar Prabowo-Sandiaga Dapat Kemenangan yang Berkah

News | Minggu, 16 September 2018 | 17:31 WIB

Dukung Prabowo, Rizieq Shihab: Ijtima Ulama Tak Rakus Kekuasaan

Dukung Prabowo, Rizieq Shihab: Ijtima Ulama Tak Rakus Kekuasaan

News | Minggu, 16 September 2018 | 17:15 WIB

Isi 17 Daftar Kontrak Politik Ijtima Ulama II Dukung Prabowo

Isi 17 Daftar Kontrak Politik Ijtima Ulama II Dukung Prabowo

News | Minggu, 16 September 2018 | 16:25 WIB

Prabowo: PAN yang Dulu Cetuskan Siasat Gulingkan Ahok

Prabowo: PAN yang Dulu Cetuskan Siasat Gulingkan Ahok

News | Minggu, 16 September 2018 | 15:01 WIB

Prabowo ke Amien Rais: Dulu Kalau Macam-macam, Hilang ya Pak!

Prabowo ke Amien Rais: Dulu Kalau Macam-macam, Hilang ya Pak!

News | Minggu, 16 September 2018 | 14:22 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Film dan Serial Netflix di Akhir Pekan, Komedi hingga Horor

4 Rekomendasi Film dan Serial Netflix di Akhir Pekan, Komedi hingga Horor

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Defisit APBN Rp319 Triliun, Ekonomi RI Aman atau Tidak?

Defisit APBN Rp319 Triliun, Ekonomi RI Aman atau Tidak?

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Hati-Hati, Kemasan Sangat Mirip! Ini Panduan BPOM Bedakan Vitamin Anak Asli dan Palsu

Hati-Hati, Kemasan Sangat Mirip! Ini Panduan BPOM Bedakan Vitamin Anak Asli dan Palsu

Health | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Viral Video Mahasiswa Disembur Api di Asrama, Telkom University Turun Tangan

Viral Video Mahasiswa Disembur Api di Asrama, Telkom University Turun Tangan

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Hendrix and Rocket: Being Brave, Rasa Takut Mengajarkan Arti Keberanian

Hendrix and Rocket: Being Brave, Rasa Takut Mengajarkan Arti Keberanian

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah

Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Sekolah Rakyat Tak Boleh Jadi Tempat Terjadinya Tiga Dosa Besar Pendidikan

Sekolah Rakyat Tak Boleh Jadi Tempat Terjadinya Tiga Dosa Besar Pendidikan

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:45 WIB

11 Ekor Pari Mobula Satwa Dilindungi Mati Terpotong di Bali

11 Ekor Pari Mobula Satwa Dilindungi Mati Terpotong di Bali

Bali | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:33 WIB

He's Just Not That Into You: Kisah Cinta yang Mengajarkan Arti Kepastian

He's Just Not That Into You: Kisah Cinta yang Mengajarkan Arti Kepastian

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Terkena Skandal, Prudential Life Insurance Dilarang Jualan Asuransi

Terkena Skandal, Prudential Life Insurance Dilarang Jualan Asuransi

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:24 WIB

×