Cara Jitu Mahfud MD Tentukan Pilihan Saat Pilpres 2019

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 17 September 2018 | 15:42 WIB
Cara Jitu Mahfud MD Tentukan Pilihan Saat Pilpres 2019
Mantan Ketua MK Mahfud MD menghadiri acara seminar #2019PilpresCeria di Surabaya, Senin (17/9/2018). (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku tak kecewa meski dirinya tidak terpilih menjadi bakal cawapres pendamping Joko Widodo atau Jokowi. Namun demikian, hingga saat ini dia masih belum menentukan pilihan pribadinya akan berlabuh ke Jokowi atau Prabowo Subianto.

"Saya tidak kecewa tidak jadi cawapres. Bagi saya, yang penting negara tetap harus jalan. Pada waktunya nanti saya pasti akan menentukan pilihan," kata Mahfud MD saat acara Seminar Nasional #2019PilpresCeria di Hotel Garden Palace Surabaya, Senin (17/9/2018).

Di mata Mahfud, dua pasangan calon yang akan bersaing di Pilpres 2019 sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan.

"Pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf dan Prabowo-Sandi itu semua ada kelebihannya dan ada kekurangannya," ujar Mahfud.

Untuk itu, Mahfud MD mencoba membagikan salah satu jurus kepada masyarakat yang masih bingung menentukan pilihannya.

"Kalau keduanya paslon presiden itu baik maka rakyat harus pilih yang lebih baik. Kalau keduanya jelek, pilih yang jeleknya sedikit. Negara tetap harus tetap berjalan. Yang penting jangan golput, karena golput menguntungkan kaum penjahat," Mahfud menjelaskan.

Lagu keroncong dengan judul Bengawan Solo dan Jembatan Merah yang dinyanyikan penyanyi kenamaan Sundari Soekotjo menjadi penanda dibukanya seminar nasional #2019PilpresCeria di Hotel Garden Palace Surabaya, Senin (17/9/2018).

Ada tiga narasumber yang dihadirkan dalam acara tersebut. Mereka adalah Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD, Ekonom Faisal Basri serta Ustadz Yusuf Mansur. Sebagai moderator, dosen ilmu politik Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Faisal Aminuddin.

Seminar nasional bertema #2019PilpresCeria ini diharapkan bisa menjadi solusi informasi di tengah banyaknya isu dan berita hoax yang berseliweran menjelang Pemilu 2019.

Selain menghadirkan tiga narasumber kompeten, seminar kali ini juga mengundang 150 peserta yang berasal dari kalangan akademisi, mahasiswa, tokoh LSM, tokoh masyarakat serta kalangan aktivis lainnya.

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sindir Ijtimak Ulama, PSI: Ulama yang Baik Dukung Jokowi - Ma'ruf

Sindir Ijtimak Ulama, PSI: Ulama yang Baik Dukung Jokowi - Ma'ruf

News | Senin, 17 September 2018 | 15:34 WIB

Isu Duit Panas Newmont, Fadli Zon Khawatir Jokowi Lindungi TGB

Isu Duit Panas Newmont, Fadli Zon Khawatir Jokowi Lindungi TGB

News | Senin, 17 September 2018 | 15:07 WIB

Tim Jokowi Pastikan Isu Duit Panas TGB Tak Diintervensi Politik

Tim Jokowi Pastikan Isu Duit Panas TGB Tak Diintervensi Politik

News | Senin, 17 September 2018 | 14:53 WIB

Tim Jokowi Buka Suara soal Isu Duit Panas Newmont ke TGB

Tim Jokowi Buka Suara soal Isu Duit Panas Newmont ke TGB

News | Senin, 17 September 2018 | 14:44 WIB

Sebut Jokowi Takut Surya Paloh, Nasdem Polisikan Rizal Ramli

Sebut Jokowi Takut Surya Paloh, Nasdem Polisikan Rizal Ramli

News | Senin, 17 September 2018 | 14:37 WIB

Terkini

Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!

Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:48 WIB

Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza

Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:47 WIB

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:46 WIB

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB