Acara Perindo, Hary Tanoe Minta Jokowi Beri Tips Jadi Populer

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 17 September 2018 | 18:46 WIB
Acara Perindo, Hary Tanoe Minta Jokowi Beri Tips Jadi Populer
Presiden Jokowi menghadiri acara pembukaan pembekalan Bakal Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Partai Perindo, di Jakarta Concert Hall, Inews Center, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Presiden Jokowi menghadiri acara pembukaan pembekalan Bakal Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Partai Perindo, di Jakarta Concert Hall, Inews Center, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dalam pidato acara itu menjelaskan, caleg partainya untuk DPR RI berjumlah 573 orang. Pembekalan untuk caleg dilakukan dalam rangka pemenangan Pemilu 2019.

"Yang juga sama pentingnya mensukseskan pilpres, memenangkan Bapak Jokowi dan Bapak Maruf Amin sebagi presiden dan wakil presiden 2019-2024," ucap Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoe menjelaskan, pembekalan yang akan diberikan kepada caleg Partai Perindo bukan hanya teori, melainkan lebih banyak praktik.

"Bagaimana mereka mampu dikenal, meningkatkan popularitas sampai mereka disukai dan dipilih jadi anggota dewan," kata Hary Tanoe.

Dalam sambutannya, Hary Tanoe meminta kader Perindo untuk belajar dari pengalaman Jokowi. Sebelum menjadi Kepala Negara, Hary Tanoe menerangkan Jokowi merupakan pengusaha kemudian masuk ke dunia politik.

"Pak Jokowi semua tahu dari pengusaha, politikus, jadi wali kota Solo, Gubernur DKI, dan sekarang jadi presiden yang kita cintai," katanya.

Hary Tanoe selanjutnya meminta Jokowi untuk bisa menyampaikan kisah perjalanan karier politiknya hingga menjadi orang nomor satu di Indonesia.

"Kami ingin mendengar pengalaman bapak, menggeser dari tidak dikenal, dikenal, disukai dan dipilih jadi puncak pemimpin Indonesia," kata dia.

"Bagi kami penting, Perindo bukan untuk meramaikan, tapi ingin jadi bagian sangat penting mengubah Indonesia bersama pemerintah," HT menambahkan.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi mengenakan Kemeja putih lengan panjang. Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. [Dwi Bowo Rahardjo]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sindir Ijtimak Ulama Prabowo, Ma'ruf: Santri-santri Ikut Saya

Sindir Ijtimak Ulama Prabowo, Ma'ruf: Santri-santri Ikut Saya

News | Senin, 17 September 2018 | 18:18 WIB

Ma'ruf Amin Ikut Rapat TKN Susun Rencana Kampanye Pilpres 2019

Ma'ruf Amin Ikut Rapat TKN Susun Rencana Kampanye Pilpres 2019

News | Senin, 17 September 2018 | 18:04 WIB

Peneliti LIPI: Dukungan Ulama di Pilpres 2019 Tak Tunggal

Peneliti LIPI: Dukungan Ulama di Pilpres 2019 Tak Tunggal

News | Senin, 17 September 2018 | 16:50 WIB

Johan Budi Mundur Jadi Jubir, TKN Jokowi - Ma'ruf Tak Masalah

Johan Budi Mundur Jadi Jubir, TKN Jokowi - Ma'ruf Tak Masalah

News | Senin, 17 September 2018 | 16:19 WIB

Cara Jitu Mahfud MD Tentukan Pilihan Saat Pilpres 2019

Cara Jitu Mahfud MD Tentukan Pilihan Saat Pilpres 2019

News | Senin, 17 September 2018 | 15:42 WIB

Terkini

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB