Pembukaan Pameran Ulos, Menpar Kagumi Budaya Masyarakat Batak

Fabiola Febrinastri

Kamis, 20 September 2018 | 08:51 WIB
Pembukaan Pameran Ulos, Menpar Kagumi Budaya Masyarakat Batak
Pameran Ulos resmi dibuka Rabu (19/9/2018), di Museum Tekstil Jakarta. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Kain khas Suku Batak, Ulos, ternyata memiliki nilai yang sangat tinggi. Ulos pun punya peranan penting dalam kehidupan warga Suku Batak.

Makna inilah yang coba disampaikan dalam pameran Ulos, Hangoluan & Tondi.

Pameran secara resmi dibuka Rabu (19/9/2018), di Museum Tekstil Jakarta. Pameran berlangsung 20 September - 7 Oktober 2018. Dua menteri Kabinet Kerja hadir dalam pembukaan, yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, hadir dalam peresmian pameran Ulos, Rabu (19/9/2018), di Museum Tekstil Jakarta. (Dok: Kemenpar)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, hadir dalam peresmian pameran Ulos, Rabu (19/9/2018), di Museum Tekstil Jakarta. (Dok: Kemenpar)

Hadir juga Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf.

Ulos yang dipamerkan rata-rata berusia 50 tahun ke atas. Semuanya adalah koleksi pribadi Devi Pandjaitan boru Simatupang. Pameran ini dikemas oleh Kerri Na Basaria bersama Tobatenun di bawah Yayasan DEL.

Menpar dibuat terkagum-kagum oleh deretan Ulos yang dipamerkan. Apalagi, setelah ia mengetahui makna yang terkandung di dalamnya. Arief mengaku baru tahu bahwa Ulos mengiringi kehidupan masyarakat Batak, dari lahir hingga meninggal.

"Ulos merupakan tradisi kehidupan masyarakat Batak. Bayi baru lahir menggunakan kain Ulos, dari lahir hingga meninggal pakai kain Ulos. Saat dibaptis juga pakai kain Ulos. Jadi begitu banyak histori dan religiusnya kain Ulos," paparnya.

Pameran Ulos resmi dibuka Rabu (19/9/2018), di Museum Tekstil Jakarta. (Dok: Kemenpar)
Pameran Ulos resmi dibuka Rabu (19/9/2018), di Museum Tekstil Jakarta. (Dok: Kemenpar)

Menpar bahkan menyebutkan kain Ulos sebagai 'harta' yang tak ternilai. Ada tiga esensi yang menjadi indikasinya. Pertama, kain Ulos yang terus mengiringi kehidupan masyarakat Batak. Kedua, dengan Ulos satu generasi ke generasi berikutnya dapat saling mengenal.

"Dan yang ketiga, Ulos sebagai sumber pendapatan masyarakat, karena kerajinan Ulos sangat tinggi nilainya. Seperti yang saya gunakan ini, sudah berusia 100 tahun. Harganya Rp 10 juta lebih," sebutnya.

baca juga

Namun, bukan hanya Ulos yang mampu mencuri perhatian. Kemasan pamerannya pun oke. Pameran ini juga bagian untuk mempromosikan Sumatera Utara. Khususnya destinasi prioritas Danau Toba.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya penyebaran pesona budaya Batak, khususnya dalam dunia tenun kain Ulos kepada dunia," ujarnya.

Pameran Ulos Hangoluan dan Tondi mengusung konsep Stages of Life, atau, Tahapan dalam kehidupan: Birth, Life, Marriage, Death, Paradise. Total Ulos yang dipamerkan ada 50 helai.

Sebanyak 25 - 30 dari jumlah itu adalah koleksi langka. Bahkan orang Batak sendiri belum tentu kenal dengan motifnya.

Dari pintu utama Museum Tekstil, pengunjung akan dimanjakan dengan instalasi pengenalan. Judulnya Introduction.

Pameran Ulos resmi dibuka Rabu (19/9/2018), di Museum Tekstil Jakarta. (Dok: Kemenpar)
Pameran Ulos resmi dibuka Rabu (19/9/2018), di Museum Tekstil Jakarta. (Dok: Kemenpar)

Instalasi ini memperkenalkan kehidupan sehari-hari masyarakat Samosir. Berikutnya adalah ruangan Birth. Terinspirasi dari aeal sebuah kehidupan, ruangan Birth memberikan esensi dari sebuah kehidupan baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×