Ini Dia Para Panglima Kampanye Pemilihan Presiden 2019

Suwarjono

Kamis, 20 September 2018 | 20:57 WIB
Ini Dia Para Panglima Kampanye Pemilihan Presiden 2019
Persahabatan Sandiaga Uno dan Erick Thohir ( Instagram )

Suara.com - Genderang perang dua kubu calon presiden dan calon wakil presiden mulai ditabuh. KPU telah  menetapkan pasangan Joko Widodo  -KH Ma'ruf Amin dan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan wakil presiden peserta Pemilihan Presiden 2019.

Setelah ditetapkan, tahan berikutnya kedua pasang calon akan mengikuti tahapan tidak kalah penting, yakni masa kampanye. Tidak lama lagi, tepatnya 23 September 2018, kedua kubu akan mulai berkampanye hingga 13 April 2019.

Menghadapi masa kampanya yang hampir tujuh bulan penuh, kedua pasangan calonpun telah menunjuk ketua tim kampanye nasionalnya untuk mengatur strategi menarik hati para pemilih  Jokowi menunjuk pengusaha muda Erick Thohir sebagai manajer lapangannya, sementara Prabowo memilh mantan Panglima TNI Djoko Santoso sebagai panglima kampanyenya.

Ketua tim kampanye nasional tersebut memiliki peran penting untuk menjadikan kampanye yang melibatkan sebuah tim besar berjalan efektif, ibarat seorang konduktor dalam perhelatan musik simponi.

Fungsinya jelas, untuk mengendalikan dan mengoordinasikan agar kampanye yang dilakukan dapat berhasil guna, memenangi kompetisi lima tahunan.  Kampanye pemilihan presiden juga berbarengan dengan kampanye pemilihan legislatif DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI maupun DPD.

Sementara komposisi pemilih dalam pemilihan umum kali ini juga cukup menantang. Dari sekitar 185 juta lebih DPT diperkirakan hingga 52 persen merupakan pemilih milenial, yaitu pemilih yang telah terpapar oleh teknologi infomasi dan komunikasi (media sosial).

Sang Jenderal Mantan Panglima TNI Djoko Santoso telah ditunjuk untuk menjadi jenderal lapangan bagi tim pemenangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Nama Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut memang sudah lama disebut-sebut sebagai ketua tim.

Namun baru dikukuhkan secara resmi setelah rapat Partai Gerindra, PAN, PKS, Demokrat dan Berkarya yang menyebut dirinya Koalisi Indonesia Aman dan Makmur. Nama Djoko Santoso sendiri telah disebut Prabowo sejak 14 Agustus 2018. Kemampuan Kepala Staf Angkatan Angkatan Darat 2005-2008 tersebut dibutuhkan oleh Prabowo untuk memenangi kompetisi pemilihan presiden.

Ini bukan pertama kalinya Djoko Santoso mendukung Prabowo. Pada Pemilihan Presiden 2014, saat putra begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo tersebut maju berpasangan dengan calon wakil presiden Hatta Rajasa, Djoko Santoso juga menyatakan dukungannya.

Kala itu, Mahfud MD menjadi Ketua Tim Kampanye Nasionalnya. Sementara Djoko menjadi Anggota Dewan Penasihatnya.

"Saya memilih mendukung Prabowo-Hatta karena alasan profesional. Sebagai TNI dan pernah mendapat pendidikan politik, menilai pasangan Prabowo-Hatta mampu membangun pemerintahan yang baik," kata Djoko Santoso pada deklarasi "Poros Pelajar Santri Indonesia (PPSI)" di Tebet, Jakarta, Kamis, 12 Juni 2014 kala itu seperti didokumentasikan Antara.

Kali ini, Djoko tidak lagi berada di belakang layar, namun akan menjadi jenderal lapangan yang menggerakan tim pemenangan.

"Ya namanya tentara harus siap, tidak ada yang tidak siap kalau untuk negara," kata Djoko di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2018, saat namanya disebut Prabowo untuk menjadi ketua tim.

Bagi pria yang lahir di Surakarta 1952 tersebut, mengendalikan dan mengelola tim bukanlah hal yang asing.

Sebagai tentara dengan karier hingga Panglima TNI, ia telah terbiasa untuk mengelola dan mengendalikan tim, kata lelaki yang memulai kariernya sebagai Komandan Peleton 1 Kompi Senapan A Yonif 121/Macan Kumbang itu.

Karier militer Djoko Santoso melejit setelah berhasil memadamkan kerusuhan di Maluku saat menjabat sebagai Panglima Kodam XVII/Pattimura yang juga mendapat tugas tambahan sebagai Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan pada 2002-2003.

Keberhasilannya membuat dia dipromosikan menjadi Pangdam Jaya pada 2003. Posisi tersebut dijabat tidak lama, karena pada tahun itu juga dirinya naik menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat. Dua tahun kemudian, Djoko menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (2005-2007). Djoko menempati jabatan tertinggi sebagai Panglima TNI pada 2007-2010.Sang Pengusaha Sementara itu, Jokowi jauh-jauh hari juga telah menunjuk "jenderal lapangan" untuk kampanyenya, pengusaha muda Erick Thohir.

Keberhasilannya sebagai Ketua Pelaksana Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang beberapa waktu menambah nilai plus bagi Jokowi.Erick Thohir mampu membawa perhelatan Asian Games 2018 menjadi salah satu kompetisi olahraga terbesar se Asia yang menuai pujian.

Erick Thohir merupakan pengusaha muda papan atas yang mewarisi keahlian Keluarga Thohir. Penunjukannya sebagai ketua tim kampanye menunjukan penghargaan atas kemampuan manajerial pendiri Grup Mahaka tersebut.

"Ini bukan urusan berpolitik, ini urusan manajemen. Mengelola kampanye ini sehingga bisa berjalan dengan baik," ujar Jokowi saat mengumumkan pengusaha pemilik sejumlah media tersebut, Jumat, 7 September 2018. Pengumuman Erick Thohir juga dihadiri oleh partai koalisi, yakni PDIP, Golkar, PKB, PPP, Hanura, Nasdem, PSI, Perindo dan PKPI.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai meski politik selama ini bukan bidangnya, namun kemampuan pengusaha pemilik saham di surat kabar Republika dan Viva tersebut tidak diragukan, karena pernah memimpin tim-tim besar.Erick harus mulai banyak belajar perpolitikan untuk itu, kata JK.

Erick Thohir yang juga Direktur Utama ANTV tersebut mengaku dirinya telah ditawari sejak 20 Agustus 2018, atau saat Asian Games 2018 baru berlangsung dua hari.

Erick menyetujui tawaran tersebut karena kesamaan visi. "Apa yang saya lihat dari Pak Jokowi, kekuatan beliau sebagai hati nuraninya untuk rakyat dan untuk membangun Indonesia adalah menjadi pilihan saya," katanya usai diumumkan namanya.

Erick melalui Mahaka Group memiliki stasiun televisi Jak tv, radio 98.7 Gen FM & 101 Jak FM serta melakukan penyertaan modal pada PT Radionet Cipta Karya (Prambors FM, Delta FM dan FeMale Radio). Selain itu, juga bergelut dibidang bisnis periklanan, Mahaka Advertising.Pria lulusan Universitas Nasional California tersebut menjadi perbincangan publik saat membeli saham mayoritas klub sepak bola ternama asal Italia, Intermilan, senilai 350 juta Euro atau setara Rp 5,3 triliun pada 2013. Erick kemudian menjual sahamnya pada 2016 kepada investor dari China.

Sebelumnya, Erick juga membeli saham klub sepaka bola asal Amerika Serikat DC United, dan klub bola basket asal negeri paman sam, Philadelphia 76ers. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'

Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:17 WIB

BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Cool

BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Cool

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Prabowo Ungkap Kesaktian Bahlil Bikin Ketawa Jokowi: Orang Solo Itu Susah Ketawa Tapi Beliau Bisa

Prabowo Ungkap Kesaktian Bahlil Bikin Ketawa Jokowi: Orang Solo Itu Susah Ketawa Tapi Beliau Bisa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Seloroh Prabowo Puji Kecerdasan Bahlil: kalau Dicari di Google Kampusnya Gak Ada

Seloroh Prabowo Puji Kecerdasan Bahlil: kalau Dicari di Google Kampusnya Gak Ada

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Respons Istana Usai Polisi Tangkap Dua Orang Pengunggah Konten Prabowo Soal Nuklir Iran

Respons Istana Usai Polisi Tangkap Dua Orang Pengunggah Konten Prabowo Soal Nuklir Iran

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus, Mensesneg Kasih Kabar dan Bicara soal Posisi Wamen Kosong

Isu Reshuffle Kabinet Agustus, Mensesneg Kasih Kabar dan Bicara soal Posisi Wamen Kosong

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×