Soal Buni Yani, Golkar: Seolah-olah Prabowo Bisa Intervensi Hukum

M. Reza Sulaiman, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 25 September 2018 | 23:10 WIB
Soal Buni Yani, Golkar: Seolah-olah Prabowo Bisa Intervensi Hukum
Ketua DPP Golkar, TB Ace Hasan Syadzily, meminta Buni Yani hati-hati bicara. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua DPP Golkar, TB Ace Hasan Syadzily meminta kepada Buni Yani, narapidana kasus pelanggaran UU ITE untuk berhati-hati dalam berbicara. Baru-baru ini, Buni Yani mengatakan akan bekerja keras memenangkan capres Prabowo agar ia tidak masuk penjara.

Ace menilai perkataan Buni Yani bisa ditafsirkan bahwa apabila Prabowo menang dalam Pemilihan Presiden 2019 kelak, maka Prabowo bisa melakukan intervensi proses hukum. Menurutnya, urusan yudikatif tidak bisa diintervensi oleh eksekutif atau penguasa.

"Itu kan artinya bahwa Pak Prabowo bisa mengintervensi proses hukum, seolah-olah kan begitu, negara kita kalau seperti itu berati bukan negara hukum, negara kekuasaan itu namanya," kata Ace di Gedung Nusantara I, Kompleks Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (25/9/2018).

Menurutnya Ace, proses yudikatif atau proses hukum tidak bisa melibatkan campur aduk yudikatif.

Oleh karenanya Ace meminta kepada Buni Yani untuk lebih berhati-hati dalam berbicara agar tidak membuat sebuah pemikiran yang negatif.

"Itu namanya intervensi eksekutif terhadap yudikatif, itu yang tidak boleh, nanti kacau hukum kita. Oleh karena itu menurut saya kita hati-hati dalam bicara soal hukum karena itu domain dari penegak hukum dan kita harus hormati gitu," pungkasnya.

Untuk diketahui, Buni Yani sebelumnya mengatakan akan bekerja keras demi memenangkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Pasalnya, dirinya tak ingin dijebloskan ke dalam penjara.

Buni Yani mengatakan dirinya akan memperjuangkan kemenangan Prabowo - Sandiaga. Terlebih Buni Yani kini telah bergabung dalam Badan Pemenangan Prabowo - Sandiaga.

"Pak Prabowo harus menang, kalau nggak nanti saya masuk penjara 1,5 tahun," kata Buni Yani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (24/9) kemarin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Jokowi : Visi Misi Prabowo Pendek dan Tidak Komprehensif

Kubu Jokowi : Visi Misi Prabowo Pendek dan Tidak Komprehensif

News | Selasa, 25 September 2018 | 22:43 WIB

Ada skandalsandiaga.com, Kubu Prabowo Minta Kapolri Bergerak

Ada skandalsandiaga.com, Kubu Prabowo Minta Kapolri Bergerak

News | Selasa, 25 September 2018 | 18:10 WIB

2 Caleg Golkar Belok ke Prabowo, Tim Jokowi Mau Koalisi Solid

2 Caleg Golkar Belok ke Prabowo, Tim Jokowi Mau Koalisi Solid

News | Selasa, 25 September 2018 | 15:40 WIB

Caleg Golkar ke Prabowo - Sandiaga, Gerindra: Makin Pede Menang

Caleg Golkar ke Prabowo - Sandiaga, Gerindra: Makin Pede Menang

News | Selasa, 25 September 2018 | 07:15 WIB

Survei Indo Barometer: Kaum Milenial Banyak Ikuti Medsos Jokowi

Survei Indo Barometer: Kaum Milenial Banyak Ikuti Medsos Jokowi

News | Senin, 24 September 2018 | 22:04 WIB

Buni Yani Mau Bikin Paguyuban Korban Kriminalisasi Era Jokowi

Buni Yani Mau Bikin Paguyuban Korban Kriminalisasi Era Jokowi

News | Senin, 24 September 2018 | 21:18 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×