Tim Jokowi Curiga skandalsandiaga.com Sengaja Dibuat Kubu Prabowo

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Rabu, 26 September 2018 | 11:58 WIB
Tim Jokowi Curiga skandalsandiaga.com Sengaja Dibuat Kubu Prabowo
Situs skandalsandiaga.com.

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi- Maruf Amin, Raja Juli Antoni mendesak pihak kepolisian agar bergerak cepat mengusut tuntas kasus pembuat situs skandalsandiaga.com yang membeberkan isu calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno berselingkuh. Hal itu agar tidak menimbulkan spekulasi yang berakibat buruk bagi perkembangan demokrasi.

Antoni menuturkan dalam strategi politik kontemporer seperti yang digunakan untuk memenangkan Donald Trump pada Pilpres di Amerika, menurutnya berdasarkan hasil sebuah liputan banyak materi kampanye hitam yang menyudutkan Trump dibuat oleh kubu Trump sendiri untuk memperoleh popularitas dan simpati publik.

Untuk itu, Antoni mendesak pihak kepolisian untuk bergerak cepat dan menuntaskan kasus tersebut agar diketahui secara terang benderang siapa sebenarnya yang membuat situs skandalsandiaga.com tersebut.

"Banyak materi kampanye hitam yang menyudutkan Trump dibuat oleh kubu Trump sendiri untuk meraih popularitas dan simpati publik. Dengan kata lain bisa jadi, sekali bisa jadi tanpa bermaksud menuduh, situs sklandal Sandi itu, dibuat pendukung Prabowo - Sandi sendiri," tutur Antoni melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (26/9/2018).

Berkenaan dengan itu, Antoni mengatakan pihaknya mengecam keras tindakan dengan menggunakan kampanye hitam seperti halnya yang dimaksudkan dalam situs skandalsandiaga.com. Hal itu, menurutnya bertentangan dengan nilai-nilai yang dibangun Jokowi - Maruf amin.

Lebih lanjut, dia juga mengklaim bahwa materi kampanye hitam seperti yang ada dalam situs skandalsandiaga.com itu, tidaklah mungkin diproduksi oleh TKN Jokowi - Maruf Maruf.

"Pendukung Jokowi - Amin wajib mengutuk kampanye hitam seperti itu karena bertentangan dengan nilai-nilai yang selama ini dikembangkan Pak Jokowi. Tidak mungkin materi negatif itu diproduksi TKN Jokowi - Maruf Amin," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon mengatakan kalau situs skandalsandiaga.com itu sengaja dibuat oleh pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong. Kendati begitu, Fadli enggan menyebut atau menunjuk pihak yang menurutnya sering menyebarkan isu-isu bohong tersebut.

"Ya, kita kan udah tahu itu kita semua siapa itu pusat hoaks nasional. Yang gitu-gitu pasti kan pusat hoaks nasional yang buat tuh," kata Fadli di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Selasa (25/9/2018) kemarin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minta Restu ke Istri Gus Dur, Maruf Amin Ditanya Kesehatan

Minta Restu ke Istri Gus Dur, Maruf Amin Ditanya Kesehatan

News | Rabu, 26 September 2018 | 11:47 WIB

Soal Situs Skandal Sandiaga, PSI Duga Dimainkan Kubu Prabowo

Soal Situs Skandal Sandiaga, PSI Duga Dimainkan Kubu Prabowo

News | Rabu, 26 September 2018 | 10:53 WIB

Usai Jateng, Sandiaga Hari Ini Blusukan ke Bogor

Usai Jateng, Sandiaga Hari Ini Blusukan ke Bogor

News | Rabu, 26 September 2018 | 09:33 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM, Kubu Jokowi Pastikan Nawacita Berlanjut

Tingkatkan Kualitas SDM, Kubu Jokowi Pastikan Nawacita Berlanjut

News | Rabu, 26 September 2018 | 06:55 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×