Dana Awal Kampanye PAN Rp 50 Juta, Zulhas: NasDem Kan Banyak Uang

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 26 September 2018 | 15:15 WIB
Dana Awal Kampanye PAN Rp 50 Juta, Zulhas: NasDem Kan Banyak Uang
Ketua MPR Zulkifli Hasan dicecar pertanyaan oleh wartawan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/9). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Suara.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan komentar terkait dana awal kampanye Partai Amanat Nasional (PAN) yang hanya sebesar Rp 50 Juta. Kata Zulkifli, kemampuan partainya berbeda dengan Partai Nasional Demokrat atau Nasdem.

Zulkifli menjelaskan bahwa PAN baru memiliki dana awal kampanye Rp 50 juta. Nantinya akan ada sumbangan dari dana yang diberikan oleh para caleg yang maju dalam Pemilu 2019.

"Ya emang baru ada 50, bagaimana? Nanti kan dikumpulin dari caleg-caleg, ya. Kan kita ada 580 DPR. Kalau Rp 1 juta aja kan sudah Rp 580 juta, kalau 1 juta," kata Zulkifli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Rabu (26/9/2018).

Dirinya pun sempat membandingkan dengan dana awal kampanye yang diserahkan oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem). Dari data yang dihimpun, Partai NasDem menyerahkan dana sebesar Rp 7,5 Miliar.

Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Ali menyampaikan saat pelaporan dana bahwa dana awal kampanye Partai NasDem terdiri dari Rp 500 juta yang tercatat dalam rekening dan Rp 7 miliar dalam bentuk alat peraga kampanye.

Hal itu kemudian membuat Zulkifli membandingkan kemampuan PAN dengan kemampuan Partai NasDem dari segi logistik. Menurutnya, Partai NasDem memiliki dana yang lebih banyak ketimbang PAN.

"Kalau NasDem kan banyak uangnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temui Pedagang di Purwokerto, Sandiaga Mulai Tebar Janji

Temui Pedagang di Purwokerto, Sandiaga Mulai Tebar Janji

News | Selasa, 25 September 2018 | 09:07 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lamsel Adik Zulkifli Hasan

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lamsel Adik Zulkifli Hasan

News | Senin, 24 September 2018 | 21:53 WIB

Sandiaga Uno: Nomor Urut 2 Itu Pesan dari Langit

Sandiaga Uno: Nomor Urut 2 Itu Pesan dari Langit

News | Senin, 24 September 2018 | 20:12 WIB

Blusukan ke Pasar Wonodri Semarang, Sandiaga Temukan Tempe Sachet

Blusukan ke Pasar Wonodri Semarang, Sandiaga Temukan Tempe Sachet

News | Senin, 24 September 2018 | 09:27 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB