Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Muhammad Yasir | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
Gabungan organisasi yang tergabung dalam Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (Perisai) menyampaikan 15 tuntutan utama terkait aksi demo May Day 2026. [Suara.com/Novian]
  • Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis akan menggelar aksi massa di depan Gedung DPR/MPR pada Jumat, 1 Mei 2026.
  • Koalisi organisasi tersebut menyampaikan 15 tuntutan terkait kesejahteraan buruh, reforma agraria, kebijakan ekonomi, hingga politik luar negeri Indonesia.
  • Aksi ini bertujuan memprotes kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat serta mendesak perubahan regulasi bagi pekerja dan petani.

Suara.com - Gabungan organisasi yang tergabung dalam Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (Perisai) akan menggelar aksi demo di depan Gedung DPR/MPR RI pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (1/5/2026) besok.

Dalam aksi tersebut, koalisi ini membawa 15 tuntutan utama yang menyasar kebijakan domestik hingga isu internasional.

Pernyataan sikap dan poin tuntutan tersebut disampaikan secara resmi di Sekretariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, pada Kamis (30/4/2026).

Juru Bicara Perisai, Saifullah Wathoni, menyatakan aksi ini merupakan bentuk protes terhadap sistem yang dinilai masih memiskinkan kaum buruh dan rakyat.

"Kami membawa 15 tuntutan, mulai dari isu kesejahteraan buruh, agraria, hingga kebijakan luar negeri pemerintah," ujar Saifullah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA).

Beberapa tuntutan utama yang diusung antara lain adalah desakan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan upah buruh, menghapus sistem outsourcing dan kontrak, serta menolak praktik kerja paksa di industri pertambangan.

Perisai juga menyoroti nasib pengemudi ojek online dengan menuntut pengesahan UU Pekerja Platform dan penurunan potongan aplikasi menjadi 10 persen.

Di sektor agraria dan pangan, Perisai menuntut penghentian monopoli tanah, jaminan ketersediaan pupuk bagi petani, serta penurunan harga bahan pangan dan pajak rakyat.

Mereka juga secara spesifik meminta pengembalian lahan masyarakat yang diklaim oleh instansi pertahanan di beberapa wilayah, seperti Rancapinang dan Rumpin.

Selain isu ekonomi, koalisi ini juga menuntut sikap politik luar negeri Indonesia, di antaranya mendesak pemerintah keluar dari kerja sama Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) dan membatalkan perjanjian Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Aksi May Day ini rencananya akan diikuti oleh berbagai elemen organisasi, di antaranya AGRA, Serikat Pekerja Transportasi (SEPETA), Serikat Buruh Industri Pertambangan dan Energi (SBIPE), Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI), serta sejumlah organisasi mahasiswa seperti GMNI, FMN, dan BEM STHI Jentera.

Massa dijadwalkan berkumpul di depan kompleks parlemen untuk menyuarakan aspirasi mereka sepanjang hari esok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

Terkini

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB