Usia Legal Peminum Alkohol Naik untuk Cegah Kecelakaan di Amerika

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Senin, 01 Oktober 2018 | 01:00 WIB
Usia Legal Peminum Alkohol Naik untuk Cegah Kecelakaan di Amerika
Ilustrasi mengonsumi minuman beralkohol (Shutterstock).

Suara.com - Menurut data Global Status Report, 2,4 milyar orang di seluruh dunia merupakan peminum alkohol dengan tingkat konsumsi yang bervariasi.

Lebih dari seperempatnya atau sekitar 27 persen adalah peminum dari kelompok usia 15 sampai 19 tahun.

Angka peminum tertinggi pada usia tersebut ditemui di Eropa dengan sekitar 44 persen, diikuti oleh Amerika dan Pasifik Barat dengan angka masing-masing 38 persen.

Baik Amerika, Eropa, dan Pasifik Barat, alkohol telah dikonsumsi oleh lebih dari setengah populasinya.

Sementara itu, beberapa negara telah menerapkan dan menegakkan kebijakan untuk mengurangi alkohol.

Di Amerika Serikat misalnya, negara-negara bagian di sana menaikkan usia legal untuk mengonsumsi alkohol hingga usia 21 tahun.

Aturan tersebut dipercaya berkontribusi pada penurunan angka tabrakan kendaraan bermotor dengan median hingga 16 persen.

Atau di Brazil, pembatasan jam buka bar dari yang tadinya 24 jam sehari menjadi tutup pada pukul 11 malam, dikaitkan dengan penurunan angka pembunuhan sebanyak 44 persen.

Pengendalian alkohol juga dianggap mampu berkontribusi terhadap program dunia, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG.

Alkohol secara spesifik disebutkan dalam SDG pada target 3.5 yaitu "Memperkuat pencegahan dan pengobatan penyalahgunaan zat, termasuk penyalahgunaan narkotika dan konsumsi alkohol yang berbahaya."

Tujuan pembatasan alkohol termasuk untuk mengurangi kematian dini akibat PTM (Penyakit Tidak Menular) sebanyak satu pertiga pada tahun 2030 (3.4); kematian terkait lalu lintas (3.6); dan tuberkulosis (3.2).

"Di Sri Lanka, kami meperlihatkan bahwa pengendalian alkohol merupakan perangkat yang efektif dari segi biaya dan berdampak untuk membantu mendorong pembangunan yang berkelanjutan, termasuk kesehatan untuk semua," kata Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena lewat siaran rilis yang Suara.com terima.

Beberapa negara melakukan pengendalian alkohol dengan berbagai kebijakan, untuk mengurangi peminum atau konsumsi alkohol. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kendalikan Konsumsi Alkohol, WHO Bentuk Program SAFER

Kendalikan Konsumsi Alkohol, WHO Bentuk Program SAFER

Lifestyle | Minggu, 30 September 2018 | 17:01 WIB

Ini Daftar Negara yang Warganya Sering Berhubungan Seks

Ini Daftar Negara yang Warganya Sering Berhubungan Seks

Lifestyle | Minggu, 30 September 2018 | 00:15 WIB

Parah, Alkohol Jadi Salah Satu Penyumbang Kematian Terbesar

Parah, Alkohol Jadi Salah Satu Penyumbang Kematian Terbesar

Health | Senin, 24 September 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian

Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:47 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:42 WIB

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:40 WIB

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:31 WIB

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:45 WIB

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB