Update Gempa Palu: Perumahan Balaroa Ambles, Korban Ratusan Orang

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 01 Oktober 2018 | 17:59 WIB
Update Gempa Palu: Perumahan Balaroa Ambles, Korban Ratusan Orang
Suasana setelah gempa bumi dan tsunami menghantam Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9). [AFP/OLA GONDRONK]

Suara.com - Gempa berkekuatan 7,4 skala richter yang mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mengakibatkan tanah di Perumnas Balaroa, Palu Barat ambles sedalam 5 meter.

Bahkan, muka tanah jalan yang berada di lokasi itu mengalami kenaikan hingga setinggi rumah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Sutopo menjelaskan, kenaikan dan penurunan tanah itu diakibatkan lokasi permukiman warga berada tidak jauh dari jalur sesar palu-koro.

"Total di Perumnas Balaroa ada 1.747 rumah. Lokasi perumahan ini hanya berjarak 2,6 kilometer dari jalur pergeseran sesar Palu-koro yang menyebabkan gempa bumi," kata Sutopo saat ditemui di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (1/10/2018).

"Sehingga, pada saat gesekan terjadi, ada tanah yang mengalami penurunan hingga 5 meter lalu ada bagian tanah lain yang mengalami kenaikan hingga setinggi rumah," imbuh Sutopo.

Sutopo menjelaskan, hingga kini pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa korban jiwa yang ada di Perumnas Balaroa.

Pasalnya, tim kesulitan melakukan evakuasi lantaran kondisi jalanan yang naik hingga setinggi rumah dan bergelombang.

Proses evakuasi masih dilakukan secara manual, alat berat yang juga kesulitan untuk bisa masuk ke wilayah itu.

baca juga

"Kami belum tahu korban jiwa yang tertimbun berapa, tapi perkiraan ratusan. Sampai kemarin evakuasi dilakukan manual sambil menunggu alat berat tiba," ungkap Sutopo.

Untuk diketahui, gempa berkekuatan 7,4 skala richter mengguncang Sulawesi Tengah hingga mengakibatkan tsunami pasa Jumat (28/9/2018).

Sejak gempa dahsyat itu, tercatat ada sebanyak 254 gempa susulan yang mengguncang Sulawesi Tengah dan mengakibatkan 844 orang meninggal dunia, 632 orang mengalami luka-luka dan 48.025 orang mengungsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNPB Fokus Cari 90 Orang yang Hilang saat Gempa dan Tsunami

BNPB Fokus Cari 90 Orang yang Hilang saat Gempa dan Tsunami

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:50 WIB

Ribuan Orang di Bandara Palu, Panglima TNI: Minta Dievakuasi

Ribuan Orang di Bandara Palu, Panglima TNI: Minta Dievakuasi

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:44 WIB

Berita Terkini Gempa Palu: Agung, Kenapa Kau Hanya Diam Nak...

Berita Terkini Gempa Palu: Agung, Kenapa Kau Hanya Diam Nak...

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:30 WIB

Gempa Palu, KPU Tolak Hentikan Sementara Kampanye Pemilu 2019

Gempa Palu, KPU Tolak Hentikan Sementara Kampanye Pemilu 2019

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:17 WIB

AS, Cina, dan 8 Negara Lain Antre Mau Beri Bantuan Gempa Palu

AS, Cina, dan 8 Negara Lain Antre Mau Beri Bantuan Gempa Palu

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:08 WIB

Terkini

Sadis! Rampok Menteng Gasak Setengah Kilo Emas, Tamu Rumah Disekap Hingga Pingsan

Sadis! Rampok Menteng Gasak Setengah Kilo Emas, Tamu Rumah Disekap Hingga Pingsan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:52 WIB

Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis

Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:47 WIB

Jakarta Dikepung Lima Aksi Demo, Pramono Anung Ingatkan Massa Tak Merusak Fasilitas Publik

Jakarta Dikepung Lima Aksi Demo, Pramono Anung Ingatkan Massa Tak Merusak Fasilitas Publik

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:41 WIB

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB