Gerindra: Usai Kasus Ratna, Kubu Jokowi Akan Hadapi Masalah Besar

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 05 Oktober 2018 | 21:20 WIB
Gerindra: Usai Kasus Ratna, Kubu Jokowi Akan Hadapi Masalah Besar
Ahmad Muzani, Sekjen Gerindra, menyebut pendukung Prabowo paham soal pernyataan hubungan baik dengan Cina. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai, kasus hoaks Ratna Sarumpaet adalah perkara yang dipolitisasi untuk menarik simpati publik.

Muzani mengakui, kasus hoaks Ratna Sarumpaet tersebut berimbas negatif terhadap kubu Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Namun, ia meyakini, setelah geger kasus hoaks aktivis gaek itu mereda, bisa jadi ada perkara politik lebih besar yang justru berbalik berimbas negatif terhadap kubu Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi - Maruf Amin.

"Ini kan (politisasi kasus hoaks Ratna) namanya juga untuk menarik simpati publik. Nanti juga ada masalah yang lebih besar dari masalah Ratna, dan publik juga harus siap menghadapi situasi itu," kata Muzani di Hotel Santika, Depok, Jawa Barat, (5/10/2018).

Muzani menilai, politisasi kasus seperti perkara hoaks Ratna Sarumpaet adalah hal biasa. Apalagi dalam pertarungan pada masa kampanye Pilpres 2019.

Karenanya, Muzani menilai, kasus hoaks penganiayaan yang diciptakan Ratna Sarumpaet  dan turut berekses terhadap kubu Prabowo - Sandiaga seharusnya bisa dijadikan peringatan bagi blok politik rival, Jokowi - Maruf Amin.

"Ya biasalah. Saya menganggap perkara Ibu Ratna ini betul dipolitisasi, dan ya sebenarnya biasa saja. Nanti akan ada satu masalah yang akan dihadapi kubu Jokowi  - Maruf Amin, melebihi dari kasus Ratna. Saya sudah hitung soal itu," jelasnya.

Lebih jauh Muzani mengatakan, pertalian tim sukses Prabowo - Sandiaga Uno dengan Ratna Sarumpaet sebenarnya sudah selesai.

Penyelesaian hubungan kubunya dengan Ratna yang kini menjadi tersangka kasus penyebaran informasi bohong alias hoaks tersebut, ditandai oleh surat permohonan maaf perempuan itu kepada Prabowo pada Rabu (3/10).

baca juga

Dalam surat itu, kata Muzani, Ratna sudah mengakui kebohongannya dan meminta dimaafkan.

Muzani memahami, arah politisasi kasus hoaks Ratna Sarumpaet kekinian lebih menyasar pada yang disebut  sebagai penyebar kebohongan perempuan itu.

Satu dari sekian banyak yang dituduh menyebar kebohongan Ratna itu adalah Prabowo. Sebab, Prabowo sempat menggelar konferensi pers untuk mendukung Ratna.

Persisnya, konferensi pers Prabowo dilakukan sebelum klaim penganiayaan itu diakui ibu dari artis Atiqah Hasiholan tersebut sebagai hoaks.

Namun, Muzani berkilah, Prabowo tak ikut menyebar hoaks, melainkan menjadi korban kebohongan Ratna.

"Kini yang dikejar itu adalah yang menyebar informasinya, Pak Prabowo. Tapi kan, Pak Prabowo bicara soal itu (sempat membela Ratna) karena berdasarkan informasi dari yang bersangkutan sendiri. Kan kira-kira begitu kronologinya," tandas Muzani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkat Hoaks, Jubir BPN Sebut Elektabilitas Prabowo Bakal Naik

Berkat Hoaks, Jubir BPN Sebut Elektabilitas Prabowo Bakal Naik

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 21:11 WIB

Ratna Sarumpaet Cut Nyak Dien, Perempuan Aceh Kecam Hanum Rais

Ratna Sarumpaet Cut Nyak Dien, Perempuan Aceh Kecam Hanum Rais

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 21:07 WIB

Fahri Hamzah: Ratna Sarumpaet Tak Perlu Kembalikan Rp 70 Juta

Fahri Hamzah: Ratna Sarumpaet Tak Perlu Kembalikan Rp 70 Juta

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 20:56 WIB

Kasus Ratna Sarumpaet, Jubir BPN Prabowo : Kami Menjadi Korban

Kasus Ratna Sarumpaet, Jubir BPN Prabowo : Kami Menjadi Korban

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 20:47 WIB

Terkini

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:01 WIB

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Harga Batu Bara Anjlok Namun Diprediksi Segera Pecahkan Rekor Tertinggi, Kok Bisa?

Harga Batu Bara Anjlok Namun Diprediksi Segera Pecahkan Rekor Tertinggi, Kok Bisa?

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Manga OVERLORD: New World Hiatus Sementara, Ilustrator Jalani Perawatan

Manga OVERLORD: New World Hiatus Sementara, Ilustrator Jalani Perawatan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Apa Itu Sneakerina? Sepatu Hybrid yang Kasual dan Modis, Ini Model Populernya

Apa Itu Sneakerina? Sepatu Hybrid yang Kasual dan Modis, Ini Model Populernya

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Urai Antrean BBM di Bali, Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter

Urai Antrean BBM di Bali, Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Squadron 42 Pamer Trailer Baru, Deretan Bintang Hollywood Bikin Heboh!

Squadron 42 Pamer Trailer Baru, Deretan Bintang Hollywood Bikin Heboh!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:30 WIB

×