Fatta, Siswa SD Belajar Sembari Gendong dan Asuh Adik di Kelas

Reza Gunadha Suara.Com
Minggu, 07 Oktober 2018 | 20:03 WIB
Fatta, Siswa SD Belajar Sembari Gendong dan Asuh Adik di Kelas
Fatta, siswa kelas 5 SD Negeri 1 Palenggiyan, Sampang, Madura, Jawa Timur, yang harus belajar di sekolah sembari mengasuh sang adik balitanya. [dok.Lindya Putri]

Suara.com - Bagi para pelajar, sekolah adalah tempat berkonsentrasi menuntut ilmu sekaligus bermain yang indah. Namun, tak demikian bagi Fatta, siswa kelas 5 SD Negeri 1 Palenggiyan, Sampang, Madura, Jawa Timur, yang harus belajar di sekolah sembari mengasuh sang adik balitanya.

Fatta hampir setiap hari bersekolah sembari membawa dan mengasuh sang adik. Bahkan saat teman-temannya asyik bermain saat jam istirahat, Fatta memilih untuk menggendong sang adik agar tertidur di dalam kelas.

Kisah Fatta itu diceritakan dan disebar sang guru, Lindya Putri, melalui akun Facebook miliknya.

"Kenyataan tak menurunkan harapan. Muridku ini selalu bawa adiknya ke sekolah. Alhamdulillah nggak pernah rewel dalam kelas. Tak ingin menyalahkan siapapun. Hanya termenung saat menunggu anak-anak mengerjakan tugas yang kuberikan. Umur segini sudah bisa manage kehidupan. Momong adiknya sambil mencari ilmu. Kalau dilarang bawa adik ke sekolah, pasti si anak tidak datang ke sekolah. Karena nunggu adiknya di rumah dan ortunya kerja," tulis Lindya di Facebook.

Foto dan tulisan mengenai Fatta yang diunggah Lindya itu viral. Hingga Minggu (7/10/2018), unggahan itu dikomentari 48 ribu warganet, dan sudah 45.615 kali disebar ulang.

Kepada Suara.com, Minggu sore, Lindya menuturkan Fatta bukan satu-satunya murid yang sering membawa sang adik untuk diasuh di sekolah.

"Iya, ada beberapa murid lain yang juga membawa adiknya untuk diasuh sembari belajar di kelas," kata Lindya kepada Suara.com melalui aplikasi obrolan Facebook.

Ia menuturkan, Fatta dan sejumlah murid lain membawa adiknya ke sekolah karena orang tua mereka harus bekerja di sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Lindya mengakui, Fatta harus mengasuh adik balitanya sembari belajar di sekolah juga karena kesadaran mengenai arti penting pendidikan di kalangan orang tua setempat masih kurang.

Baca Juga: PSI Sebut Prabowo 3 Kali Gunakan Isu Hoaks untuk Mendulang Suara

"Ada pula orangtua yang tak peduli apakah anaknya mau datang ke sekolah atau tidak," tukasnya.

Sejak lama, kata dia, pihak sekolah sudah bergiat memberi edukasi kepada wali murid mengenai pentingnya anak-anak bersekolah.

"Sudah diberi pengertian, tapi tetap begitu. Malah bisa jadi (anaknya) tidak datang ke sekolah," tuturnya.

Karenanya, kekinian, Lindya dan pihak sekolah hanya berharap Fatta dan anak-anak sepertinya tetap bersekolah meski sembari mengasuh sang adik.

"Pihak sekolah hanya berharap murid-murid tetap bersekolah. Saya pribadi melihat kondisi dan situasi di sekolah pedalaman, memberi toleransi kepada Fatta dan murid-murid sepertinya," tandas Lindya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI