PDIP: Kritik Ekonomi dari Prabowo-Sandiaga Salah Alamat

Bangun Santoso

Selasa, 09 Oktober 2018 | 09:33 WIB
PDIP: Kritik Ekonomi dari Prabowo-Sandiaga Salah Alamat
Prabowo menggelar konferensi pers di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018). [Suara.com/Yosea Arga]

Suara.com - Politisi PDIP, Deddy Yevri Sitorus menilai kritik yang disampaikan Koalisi Prabowo-Sandiaga terkait kondisi ekonomi Indonesia yang lemah dan terancam terpuruk merupakan kritik yang keliru.

Deddy Yevri mengatakan, berdasarkan data Bank Indonesia, inflasi ternyata masih sangat rendah yaitu tercatat 2.8 persen "year on year" dan pada pekan pertama Oktober 0,01 persen secara "month to month".

"BI memprediksi hingga akhir tahun, inflasi berada di bawah target sebesar 3,5 persen. Indonesia justru dalam posisi aman. Kritik oposisi itu menunjukkan 'salah alamat'," kata Deddy, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Deddy yang merupakan Anggota Tim Kampanye Nasional Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin itu menjelaskan berdasarkan data The Spectator Index,maka inflasi Indonesia 2,8 persen, Inggris 2,7 persen, Amerika Serikat 2,7 persen, China 2,3 persen, dan terendah Jepang dengan 1,3 persen.

Selain itu menurut dia, Indonesia juga tidak masuk dalam 10 negara dengan integritas pemerintah terendah.

"Lalu hasil survei Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) pada Oktober 2018 menyatakan 73,4 persen masyarakat responden puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo," ujarnya seperti dilansir Antara.

Sejalan dengan itu menurut Deddy, The Spectator Index menempatkan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2050 dan masuk peringkat empat di bawah China, India, dan Amerika Serikat.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengumpulkan para ahli dan pakar ekonomi pada Jumat (5/10), untuk membicarakan jalan keluar atau solusi terkait beberapa persoalan seperti pelemahan nilai tukar rupiah dan pelaksanaan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Nusa Dua, Bali.

Prabowo mengatakan keadaan ekonomi tidak menggembirakan bahkan oleh lembaga internasional, Indonesia digolongkan di antara lima negara "emerging market" yang rawan secara ekonomi dalam beberapa waktu kedepan.

baca juga

Anggota Tim Ekonomi Prabowo-Sandiaga, Fuad Bawazier mengatakan saat ini tren pelemahan rupiah terhadap dolar indikasinya sama bahkan cenderung memburuk dan bisa mengarah sampai ke angka Rp16000 per-dolar AS.

Dia menyoroti kalau ekspor tidak bisa didongkrak bahkan pertumbuhannya kalah dengan impor sampai tahun depan bisa cenderung melemahkan nilai tukar.

Menurut Fuad Bawazier, perlu langkah-langkah efektif dari pemerintah dan bukan sekedar retorika saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga: Saya Harus Jadi Pendongkrak Elektabilitas Prabowo

Sandiaga: Saya Harus Jadi Pendongkrak Elektabilitas Prabowo

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 07:15 WIB

Sandiaga Takut Ini Terjadi Jika Jenguk Ratna Sarumpaet di Tahanan

Sandiaga Takut Ini Terjadi Jika Jenguk Ratna Sarumpaet di Tahanan

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Hoaks Ratna, Ratusan Orang Temani Amin Rais saat Diperiksa Polisi

Hoaks Ratna, Ratusan Orang Temani Amin Rais saat Diperiksa Polisi

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 19:00 WIB

Tim Jokowi: Tim Prabowo Bangun Narasi Bantah Angka Makro Ekonomi

Tim Jokowi: Tim Prabowo Bangun Narasi Bantah Angka Makro Ekonomi

Bisnis | Senin, 08 Oktober 2018 | 18:17 WIB

Kubu Jokowi Bayar Ratna Sarumpaet Bikin Hoaks? Ini Kata Hasto

Kubu Jokowi Bayar Ratna Sarumpaet Bikin Hoaks? Ini Kata Hasto

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 17:41 WIB

Terkini

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Harga Beras Melonjak di Oktober 2026, dari Kualitas Medium hingga Premium

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:58 WIB

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 11:55 WIB

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Kita Bayar Pajak

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:54 WIB

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:50 WIB

Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total

Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 11:47 WIB

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

News | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun

Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun

Bali | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

Konser 20 Tahun for Revenge Jadi Momen Perpisahan, Chimot Resmi Undur Diri

Konser 20 Tahun for Revenge Jadi Momen Perpisahan, Chimot Resmi Undur Diri

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

×