Polisi Izinkan Massa 212 Kawal Amien Rais Diperiksa, Tapi...

Bangun Santoso

Rabu, 10 Oktober 2018 | 08:17 WIB
Polisi Izinkan Massa 212 Kawal Amien Rais Diperiksa, Tapi...
Amien Rais. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Suara.com - Polda Metro Jaya mengimbau massa pendukung dari Persaudaraan Alumni atau PA 212 yang ingin mengawal mantan ketua umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais untuk menjaga ketertiban umum saat menyampaikan aksi solidaritas pada Rabu (10/10/2018) hari ini.

"Kita berharap untuk tidak melakukan hal yang tidak diinginkan seperti merusak fasilitas umum dan membawa senjata tajam," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komusaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (9/10/2018).

Kombes Argo mengatakan petugas Polda Metro Jaya siap mengamankan dan mengawal aksi massa pendukung Amien Rais menyampaikan pendapat di muka umum.

Namun Argo menyatakan Polda Metro Jaya tidak menyiapkan secara khusus pengamanan terhadap mantan ketua MPR RI tersebut saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus penyebaran kebohongan Ratna Sarumpaet.

Rencananya, Amien Rais akan dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus aktivis Ratna Sarumpaet oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu.

Terkait pemeriksaan itu, sejumlah massa solidaritas akan mendukung Amien dan menggelar aksi di depan Polda Metro Jaya. Amien Rais diinformasikan akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya setelah sebelumnya berhalangan hadir karena alasan jadwal pemanggilan yang mendadak dan acara yang harus dihadiri cukup padat.

Amien Rais sempat menyampaikan pernyataan kepada media terkait pengakuan Ratna Sarumpaet yang menjadi korban pengeroyokan di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat pada 21 September 2018.

Namun, Ratna Sarumpaet mengaku cerita pengeroyokan itu merupakan informasi bohong dan sama sekali tidak terjadi. Terkait hal itu, anggota Polda Metro Jaya menangkap Ratna Sarumpaet saat hendak terbang ke Chili di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Kamis (4/10).

Polisi telah menetapkan status tersangka terhadap Ratna yang dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang peraturan hukum pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Amien Rais Disebut Bermental Tuyul

Cerita Amien Rais Disebut Bermental Tuyul

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 08:14 WIB

Hari Ini Amien Rais Diperiksa Polisi soal Hoaks Ratna Sarumpaet

Hari Ini Amien Rais Diperiksa Polisi soal Hoaks Ratna Sarumpaet

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 08:06 WIB

Said Iqbal Dicecar Siapa Inisiator Pertemuan Ratna - Prabowo

Said Iqbal Dicecar Siapa Inisiator Pertemuan Ratna - Prabowo

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 01:00 WIB

Said Iqbal Beberkan Pesan Prabowo ke Ratna Sarumpaet

Said Iqbal Beberkan Pesan Prabowo ke Ratna Sarumpaet

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 22:55 WIB

Demi Bertemu Prabowo, Ratna Sarumpaet Pamer Foto Wajah Bonyok

Demi Bertemu Prabowo, Ratna Sarumpaet Pamer Foto Wajah Bonyok

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 21:33 WIB

Terkini

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

×