Golkar Diminta Segera Kembalikan Sisa Uang Suap PLTU Riau ke KPK

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Rabu, 10 Oktober 2018 | 15:46 WIB
Golkar Diminta Segera Kembalikan Sisa Uang Suap PLTU Riau ke KPK
Eni Maulani Saragih, tersangka kasus PLTU Riau-1. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu (10/10/2018) hari ini memeriksa salah satu tersangka kasus proyek PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih. Ia diperiksa sebagai saksi atas tersangka lain, yakni mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Usai pemeriksaan, Eni Maulani Saragih mengatakan, dirinya memberikan bukti pengembalian uang tahap tiga sebesar Rp 1,25 miliar yang ditransfer ke bank penampungan milik KPK.

"Saya telah memberikan bukti bahwa saya telah mengembalikan sebesar Rp 1,25 miliar. Jadi total yang sudah saya kembalikan ke KPK sekitar Rp 2,25 miliar," kata Eni usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

Ada pun rincian cicilan uang Eni Maulani Saragih yang diikembalikan ke KPK, pada tahap pertama Rp 500 juta. Kemudian tahap kedua Rp 500 juta, dan ketiga Rp 1,25 miliar. Sehingga total yang sudah disetor oleh Eni total Rp 2,25 miliar.

"Jadi yang saya pakai itu Rp 2,25 miliar itu sudah dikembalikan semua ke KPK dan memang tinggal Rp 2 miliar, Golkar sudah kembalikan Rp 700 (juta)," ungkap Eni Maulani Saragih.

Menurut Eni, sisa uang Rp 2 miliar yang belum dikembalikan adalah urusan Partai Golkar yang harus mengembalikan ke KPK. Eni menyebut uang tersebut digunakan Partai Golkar untuk acara Munaslub tahun 2017.

"Sisanya nanti kami minta kepada Golkar karena itu memang untuk kepentingan munaslub, pra munaslub, dan beberapa kegiatan Golkar. Jadi kami minta kepada Partai Golkar untuk mengembalikan," beber Eni.

Eni Maulani Saragih pun berharap, Partai Golkar yang kini diketuai Airlangga Hartanto segera mengembalikan uang dugaan suap PLTU Riau-1. Di mana uang tersebut adalah pemberian dari bos Blackgold, Johannes B. Kotjo.

"Pokoknya mudah-mudahan Golkar akan kembalikan semua supaya semua tidak ada lagi," imbuh Eni.

baca juga

Dalam kasus PLTU Riau-1, KPK telah menahan tiga orang tersangka. Mereka adalah Idrus Marham, Johannes B. Kotjo dan Eni Maulani Saragih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Kaji Liputan IndonesiaLeaks soal Perusakan Buku Merah

KPK Kaji Liputan IndonesiaLeaks soal Perusakan Buku Merah

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 14:53 WIB

Bayar Cicilan Ketiga, Eni Setor Uang PLTU Riau-1 Rp 1,25 Miliar

Bayar Cicilan Ketiga, Eni Setor Uang PLTU Riau-1 Rp 1,25 Miliar

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 14:20 WIB

KPK Kembali Undang Amien Rais Datang ke KPK

KPK Kembali Undang Amien Rais Datang ke KPK

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 13:02 WIB

Dugaan Tito Karnavian Terima Uang, Jokowi: Saya Tak Ikut Campur

Dugaan Tito Karnavian Terima Uang, Jokowi: Saya Tak Ikut Campur

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 12:43 WIB

Diperiksa KPK, Eni Ngaku Kembalikan Lagi Uang Proyek PLTU Riau-1

Diperiksa KPK, Eni Ngaku Kembalikan Lagi Uang Proyek PLTU Riau-1

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 12:34 WIB

Terkini

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

×