Di Balik Cerita Heboh Game of Thrones Jokowi di Pertemuan IMF-WB

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 15 Oktober 2018 | 06:01 WIB
Di Balik Cerita  Heboh Game of Thrones Jokowi di Pertemuan IMF-WB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di Asian Para Games 2018 di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/10). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi ikut mengingatkan adanya ancaman perang dagang yang dapat menyebabkan perlambatan perekonomian global. Jokowi saat membawakan pidato dalam Sidang Umum Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018), bahkan mengumpamakan kondisi dunia saat ini seperti halnya film seri Game of Thrones.

Dalam publikasi World Economic Outlook terbaru, Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari sebelumnya, 3,9 persen menjadi 3,7 persen.

Berbagai alasan terjadinya penurunan proyeksi global ini antara lain potensi kenaikan suku bunga serta ketidakpastian politik yang dapat memicu gangguan dalam sektor perdagangan. Penurunan angka perkiraan ini tidak mengherankan karena kondisi ekonomi global saat ini terpengaruh oleh hubungan dagang negara-negara adidaya yang sedang menghangat.

Jokowi mengatakan hubungan negara-negara ekonomi maju sepertinya tengah mengalami keretakan kerja sama, yang telah meningkatkan harga minyak mentah dunia dan menyebabkan volatilitas mata uang. Dalam serial Game of Thrones, terdapat sejumlah great houses atau kelompok yang menguasai beberapa wilayah, yang bertarung hebat satu sama lain untuk mengambil alih kendali Iron Throne.

"Namun, mereka lupa tatkala para 'great houses' sibuk bertarung, mereka tidak sadar ada ancaman besar dari utara, yaitu 'Evil Winter' yang ingin merusak dan menyelimuti dunia dengan es dan kehancuran," kata Jokowi.

Kemudian, dengan ancaman itu, akhirnya mereka sadar siapapun yang menang dalam kompetisi, akan lebih baik menggalang kekuatan bersama agar bencana global tidak terjadi dan dunia tidak menjadi porak-poranda.

Pengibaratan tersebut mengundang antusiasme para hadirin termasuk Presiden Grup Bank Jim Yong Kim dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde yang tampak tersenyum-senyum mendengar pidato Jokowi.

Jokowi kembali menyebutkan bahwa tahun depan merupakan musim kedelapan atau terakhir serial Game of Thrones, yang diluncurkan oleh stasiun televisi Amerika Serikat, HBO.

"Saya bisa perkirakan bagaimana akhir ceritanya. Saya yakin ceritanya akan berakhir dengan pesan moral bahwa konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan bukan hanya bagi yang kalah tapi juga bagi yang menang," ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa ketika kemenangan dirayakan dan kekalahan diratapi, baru kemudian keduanya sadar, bahwa kemenangan maupun kekalahan dalam perang hasilnya sama yaitu dunia porak poranda.

Menurut dia, tidak ada artinya kemenangan yang dirayakan dalam kehancuran ketika dunia sedang berpotensi untuk tenggelam, meski sang pemenang merupakan pemegang kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Perkuat multilateral Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan eskalasi perang dagang dunia yang terus berlanjut dapat menurunkan satu persen Produk Domestik Bruto (PDB) global dalam dua tahun ke depan.

Oleh karena itu, demi kepentingan ekonomi bersama, negara-negara di dunia perlu menurunkan tensi perang dagang dunia, sekaligus mereformasi sistem perdagangan global menuju tatanan atau rantai ekonomi yang lebih adil bagi masyarakat luas.

Lagarde menegaskan semua negara perlu bekerjasama menangani permasalahan dalam sektor perdagangan serta konsisten melakukan reformasi struktural agar tidak kondisi global.

Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara G20 juga menekankan bahwa kerja sama perdagangan internasional harus ditingkatkan karena dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerakan Rakyat Melawan IMF -WB Kecam Represi dan Teror di Bali

Gerakan Rakyat Melawan IMF -WB Kecam Represi dan Teror di Bali

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:54 WIB

Jika Jokowi Menang, Dedi Mulyadi Akan Robohkan Rumah Janda

Jika Jokowi Menang, Dedi Mulyadi Akan Robohkan Rumah Janda

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:55 WIB

Dukun-dukun Dikerahkan Jaga Pertemuan IMF -WB di Bali

Dukun-dukun Dikerahkan Jaga Pertemuan IMF -WB di Bali

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 14:27 WIB

Aksi GRM di Bali: Pertemuan IMF - WB Bencana Baru untuk Indonesia

Aksi GRM di Bali: Pertemuan IMF - WB Bencana Baru untuk Indonesia

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 13:21 WIB

Di luar TKN, Yenny Pastikan All Out Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

Di luar TKN, Yenny Pastikan All Out Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:28 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB