Perdana: Dua Uskup Cina Berkunjung ke Tahta Suci Vatikan

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 17 Oktober 2018 | 08:08 WIB
Perdana: Dua Uskup Cina Berkunjung ke Tahta Suci Vatikan
Paus Fransiskus melambaikan tangan saat hadir di Alun-alun Santo Pietro atau Saint Peter di Vatikan dalam audiensi umum (05/09) [Vincenzo Pinto/AFP].

Suara.com - Joseph Guo Jincai dan John Baptist Yang Xiaoting, dua uskup Katolik dari Cina, untuk kali perdana diberi izin oleh pemerintah Negeri Tirai Bambu menjumpai Paus Fransiskus di Tahta Suci Vatikan. Dalam pertemuan itu, keduanya mengundang Sri Paus untuk berkunjung ke Cina.

Kedatangan kedua uskup ini sekaligus menjadi bukti nyata pulihnya hubungan antara Tahta Suci Vatikan dengan Cina, menyusul perjanjian bersejarah pada 22 September 2018.

Di Vatikan, uskup Joseph dan John Baptist menghadiri sinode, yaitu pertemuan dua pekan pertama para uskup dari seluruh dunia. Serta bertatap muka dengan Sri Paus.

"Karena tengah berada di sini, kami mengundang Paus Fransiskus datang ke Cina. Kami menunggu kehadirannya," demikian papar uskup Joseph Guo Jincai dalam wawancara dengan Avvenire, surat kabar harian konferensi uskup Italia.

Penandatanganan kesepakatan antara Tahta Suci Vatikan dengan Cina adalah momentum bersejarah mengingat hal ini dipandang sebagai bentuk pemulihan hubungan diplomatik antara Vatikan dan Beijing yang sudah membeku lebih dari 70 tahun.

Kondisi itu pula disebut-sebut bernilai politis, mengingat terjalinnya kembali relasi antara Cina dengan Tahta Suci Vatikan berarti adalah memutus hubungan dengan Taiwan. Di mana Negara Tirai Bambu tak mengakui pemerintahan berdaulat dari negara ini.

Namun, pihak Vatikan telah menepis anggapan itu, dengan menekankan bahwa kesepakatan antara Tahta Suci dengan Cina bersifat pastoral dan bukan politik.

Sebelum terjadinya kesepakatan antara Tahta Suci dengan Cina, sekitar 12 juta penganut Katolik di Negara Tirai Bambu terpecah antara gereja Cina bawah tanah yang setia kepada kepemimpinan Paus di Roma, serta Perhimpunan Patriotik Katolik di bawah pengawasan negara, Cina komunis.

Saat itu, uskup Joseph Guo Jincai yang memiliki hubungan dekat dengan pemerintah ditahbiskan dan ditunjuk untuk memimpin Perhimpunan Patriotik Katolik tanpa seizin Tahta Suci, sehingga dikucilkan pihak Vatikan. Namun adanya perjanjian antara Tahta Suci dengan Cina membuat Sri Paus mencabut pengucilan serta mengakui keabsahan posisi uskup Joseph Guo Jincai.

baca juga

Dengan demikian, kini uskup Joseph Guo Jincai menjadi sosok penting bagi gereja Cina bawah tanah dan Perhimpunan Patriotik Katolik.

Sampai berita ini diturunkan, Paus Fransiskus belum berencana mengunjungi Cina, namun ia diperkirakan mengunjungi Jepang tahun depan, dan besok (18/10/2018) akan bertemu Moon Jae-in, Presiden Korea Selatan yang membawa undangan dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un berisi permintaan agar Paus mengunjungi Pyongyang. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjanjian Penunjukan Uskup antara Tahta Suci Vatikan dan Cina

Perjanjian Penunjukan Uskup antara Tahta Suci Vatikan dan Cina

News | Minggu, 23 September 2018 | 10:42 WIB

Palestina Buka Kantor Kedutaan Besar di Vatikan

Palestina Buka Kantor Kedutaan Besar di Vatikan

News | Minggu, 15 Januari 2017 | 06:23 WIB

Donald Trump Tersinggung Ucapan Paus, Vatikan Buka Suara

Donald Trump Tersinggung Ucapan Paus, Vatikan Buka Suara

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 07:58 WIB

Terkini

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:34 WIB

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Bri | Senin, 14 September 2026 | 17:33 WIB

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

Pernyataan Resmi Suahasil Nazara Usai Dilantik Jadi Menkeu Baru

Pernyataan Resmi Suahasil Nazara Usai Dilantik Jadi Menkeu Baru

Video | Senin, 14 September 2026 | 17:30 WIB

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

News | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

×