Meriam Kuno di Halaman Kantor Camat Hilang Dicuri

Reza Gunadha

Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:11 WIB
Meriam Kuno di Halaman Kantor Camat Hilang Dicuri
Ilustrasi meriam. [Portalsatu/@ariesaksono.wordpress.com]

Suara.com - Satu dari dua meriam kuno peninggalan sejarah yang dipajang di halaman Kantor Camat Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, hilang.

“Prediksi saya meriam itu dicuri oleh orang tidak dikenal (OTK),” ujar Pelaksana Tugas Camat Tangan-Tangan Jasmadi saat dikonfirmasi Portalsatu—jaringan Suara.com, Rabu (17/10/2018).

Jasmadi memperkirakan, meriam kuno yang panjangnya lebih dari satu meter tersebut hilang diambil OTK pada hari libur antara Sabtu dan Minggu (13-14/10) malam pekan lalu.

“Senin (15/10) pagi, ketika pegawai masuk kerja baru diketahui satu buah meriam yang berada di depan kantor camat sudah tidak lagi ada,” ungkap Jasmadi.

Jasmadi mengakui, tidak mengetahui asal muasal meriam kuno yang berada di halaman kantor kecamatan tersebut. Sebab, sebelum dirinya menjabat Plt Camat, meriam sudah ada di depan kantor.

“Jumlah meriam kuno di halaman kantor ada dua. Satu ditempatkan sisi kiri, dan satu lagi terletak di sebelah kanan. Jadi, yang hilang itu meriam sebelah kiri,” ungkapnya.

Jasmadi mengakui telah menyampaikan secara lisan kepada Polsek Tangan-Tangan atas kehilangan benda bersejarah tersebut.

“Kalau laporan secara resmi belum dibuat. Kami imbau dulu agar meriam itu dikembalikan ke tempatnya. Jika batas waktu sepekan tidak juga diserahkan baru kita buat laporan polisi untuk dilakukan penyelidikan,” kata Jasmadi.

Jasmadi menuturkan, telah berupaya menyelidiki keberadaan meriam tersebut dengan cara menemui sejumlah pedagang barang antik dan pembeli barang bekas. Namun, benda itu belum ditemukan.

baca juga

“Saya sudah menemui para pedagang barang antik dan pembeli barang bekas. Saya sampaikan pada mereka kalau ada orang yang menjual meriam kuno tolong dikabari,” ujar Jasmadi.

Jasmadi berharap, pihak yang telah mengambil meriam kuno tersebut segera mengembalikan ke kantor kecamatan paling lambat selama tujuh hari ke depan. Jika tidak, kasus tersebut akan dilaporkan kepada polisi.

“Sebelum saya lapor secara resmi pada polisi, sebaiknya meriam itu dikembalikan sekarang kepada kami secara baik-baik tanpa kami kenakan sanksi apa pun,” ujar Jasmadi.

Berita ini kali pertama diterbitkan Portalsatu.com dengan judul “Meriam Kuno Depan Kantor Camat Ini Hilang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banjir Melanda Sumatera, Lebih dari Seribu Warga Terdampak

Banjir Melanda Sumatera, Lebih dari Seribu Warga Terdampak

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 08:09 WIB

Kemendikbud Tolak Usulan Dibuat Kurikulum Tanggap Bencana

Kemendikbud Tolak Usulan Dibuat Kurikulum Tanggap Bencana

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 18:00 WIB

Pencuri Berkeliaran Pasca Gempa Palu, Petobo Butuh Dijaga Ekstra

Pencuri Berkeliaran Pasca Gempa Palu, Petobo Butuh Dijaga Ekstra

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 07:21 WIB

Hanum Rais Samakan Ratna dengan Cut Nyak Dien, Warga Aceh Ngamuk

Hanum Rais Samakan Ratna dengan Cut Nyak Dien, Warga Aceh Ngamuk

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 20:13 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×