Cinta Ditolak, Golok Milik Jomblo Akut Bertindak

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 14:36 WIB
Cinta Ditolak, Golok Milik Jomblo Akut Bertindak
Ilustrasi penganiayaan. [Metrojambi]

Suara.com - Cinta ditolak golok bertindak, itulah kisah cinta tragis seorang jomblo akut bernama Supriyanto, warga Desa Kedungprimen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Bujang berusia 42 tahun itu tega membacok Irnawati, gadis berusia 26 tahun yang menjadi pujaan hatinya, karena menolak menjadi kekasihnya.

Supriyanto, seperti diberitakan Beritajatim, Jumat (19/10/2018), menyeeahkan diri kepada polisi setelah menganiaya Irnawati, yang ak lain adalah tetangganya sendiri.

Pelaku menganiaya korban menggunakan golok. Akibatnya, korban alami luka bacok di bagian kepala dan tangan.

Kapolsek Kanor Ajun Komisaris Imam Khanafi mengatakan, penganiayaan itu terjadi pada Rabu (17/10/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat itu, korban sedang berbincang dengan Tri Ani (37), di depan rumah. Saat asyik ngobrol, tiba-tiba pelaku datang mengendarai sepeda motor.

Setelah itu, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam. Melihat itu, saksi Tri Ani berlari untuk menyelamatkan diri.

"Sejurus kemudian pelaku langsung membacok korban menggunakan golok yang dibawanya. Setelah itu pelaku meninggalkan korban dan kemudian menyerahkan diri ke Polsek Kanor," jelas kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka terbuka di tangan dan di kepala. Korban lantas dilarikan ke RSUD Sumberrejo, untuk mendapatkan perawatan medis.

"Saat ini korban dirawat di RSUD Sumberrejo dan masih dalam kondisi tidak sadarkan diri," imbuh Khanafi.

Khanafi menambahkan, berdasarkan hasil interogasi awal, motif pelaku hingga melakukan perbuatan tersebut dikarenanan masalah pribadi. Diduga, perasaan cinta pelaku terhadap korban tidak terbalas.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 Ayat (1) dan Ayat (2) KUHP, tentang penganiayaan. Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

"Untuk sementara penahanan pelaku dititipkan di sel tahanan Polres Bojonegoro," pungkasnya.

Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul “Cinta Ditolak, Jejaka Tua Bacok Wanita Idamannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Tiduri Istri Tetangga, Kakek 60 Tahun Dibacok Pria Misterius

Usai Tiduri Istri Tetangga, Kakek 60 Tahun Dibacok Pria Misterius

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:38 WIB

Ibu Bayi yang Tewas Dicekoki Cabai Ditetapkan Jadi Tersangka

Ibu Bayi yang Tewas Dicekoki Cabai Ditetapkan Jadi Tersangka

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:03 WIB

Bayi Tewas Dicekoki Cabai dan Semalaman Dianiaya Pacar Ibunda

Bayi Tewas Dicekoki Cabai dan Semalaman Dianiaya Pacar Ibunda

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 20:12 WIB

Tolak Bercinta, Organ Vital Bocah Lelaki Dibakar Wanita Bersuami

Tolak Bercinta, Organ Vital Bocah Lelaki Dibakar Wanita Bersuami

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 13:46 WIB

Terkini

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB