Sekjen Nasdem: Peraturan Pemilu Terlalu Banyak Mengatur

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 22 Oktober 2018 | 15:24 WIB
Sekjen Nasdem: Peraturan Pemilu Terlalu Banyak Mengatur
Seminar bertajuk " Peningkatan Kesadaran Politik Masyarakat Guna Menyukseskan Pemilu 2019" di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018). (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G. Plate menyebut Pemilu 2019 dipenuhi peraturan yang mengikat. Ini disampaikan Johnny saat menjadi salah satu pembicara seminar bertajuk " Peningkatan Kesadaran Politik Masyarakat Guna Menyukseskan Pemilu 2019" di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018).

Menurut Johnnny peraturan tersebut menjadi persoalan dalam mengajak partisipasi masyarakat dalam Pemilu.

"Persoalan kita di Pemilu 2019 ini peraturannya yang terlalu banyak mengikat dan mengatur, sehingga keceriaan dalam kemeriahan pemilu menjadi persoalan sendiri untuk mengundang dan mengajak partisipasi publik atau masyarakat," ujar Johnny.

Johnny menyebut penyelenggara Pemilu harus memberikan kesempatan bagi kandidat di Pemilihan Presiden atau Pemilihan Legislatif untuk menyampaikan konsep program dan visi misi seluas-luasnya.

Selain itu Bawaslu juga diminta untuk terus memberikan pemahaman kepada peserta di Pemilu 2019. Hal ini bertujuan agar pemilu tahun depan sesuai dengan Peraturan KPU, Peraturan Bawaslu, dan Peraturan DKPP.

"Nah pada saat diskusi penyelenggara pemilu khususnya Bawaslu, Bawaslu selalu sampaikan disaat kampanye dalam rangka transmisi konsep program dan visi misi dari kandidat apakah itu Pilpres atau Pileg diberikan kesempatan seluasnya dan boleh melakukan dan mengatakan apa saja kecuali yang dilarang oleh UU dan PKPU atau Peraturan Bawaslu atau Peraturan DKPP," kata dia.

Hadir dalam acara tersebut yakni Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Harjono, Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo, Pengamat Politik Gun Gun Heryanto, Dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Nurliah Nurdin dan Syahrul Yasin Limpo Ketua DPP Partai Nasdem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DKPP:  Ukuran Sukses Pemilu Sesuai dengan Sila Keempat

Ketua DKPP: Ukuran Sukses Pemilu Sesuai dengan Sila Keempat

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 14:51 WIB

Tim Kampanye: Jokowi Sudah Muak Dengan Politik Kebohongan

Tim Kampanye: Jokowi Sudah Muak Dengan Politik Kebohongan

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 13:12 WIB

Luhut Panjaitan Berharap Golkar Kompak Hingga Pemilu 2019

Luhut Panjaitan Berharap Golkar Kompak Hingga Pemilu 2019

News | Minggu, 21 Oktober 2018 | 05:23 WIB

Asrorun: Jangan Menuding Milenial Apolitis

Asrorun: Jangan Menuding Milenial Apolitis

News | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:35 WIB

5 Prinsip Kampanye Jitu untuk Gaet Suara Milenial

5 Prinsip Kampanye Jitu untuk Gaet Suara Milenial

News | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:21 WIB

Terkini

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 17:47 WIB

×