Aboebakar Sebut Peluru Nyasar karena Salah Latihan Penembak

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:52 WIB
Aboebakar Sebut Peluru Nyasar karena Salah Latihan Penembak
Anggota Komisi lII DPR RI Aboebakar Al-Habsyi. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Anggota Komisi lII DPR RI Aboebakar Al-Habsyi menyebutkan kasus peluru nyasar ke Gedung DPR RI merupakan kesalahan latihan penembak. Hal itu disampaikan Aboebakar usai mengikuti uji balestik peluru 9x19 milimeter dengan senjata Glock 17 di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Selasa (23/10/2018).

Aboebakar menururkan dari hasil uji balestik dengan menggunakan senjata api dan peluru yang sama yakni Glock 17 dan Pindad kaliber 9x19 milimerer tingkat sasaran tembak dan perpecahan tidak jauh berbeda dengan yang ada di Gedung DPR, Senin (15/10/2018) lalu. Atas dasar itu, Aboebakar mengungkapkan kalau hasil uji tersebut membuktikan peluru nyasar merupakan kesalahan latihan penembak.

"Tingkat sasaran tembak dan perpecahannya tidak jauh berbeda dan tembus sampai di belakang dengan ketebalan triplek, tiga triplek 18 milimetwr dan masih tembus juga ke ban di belakang. Saya pikir ini sudah merupakan pembuktian, pembuktian bahwa yang mengatakan bisa ke sasaran lain itu menjadi tidak benar, dan ini merupakan kesalahan latihan di lapangan," kata Aboebakar saat menyaksikan uji balestik di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Selasa (23/10/2018).

Untuk diketahui, Penyidik Polda Metro Jaya, Tim Puslabfor Polri dan Tim Brimob Polda Metro Jaya, menggelar uji balistik peluru 9x19 milimeter dengan senjata Glock 17, terkait kasus peluru nyasar ke Gedung DPR. Hasil uji balistik peluru dapat menembus sasaran berupa kaca setebal 6 milimeter dengan jarak tembak 300 meter.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menuturkan dari uji tembak dengan jarak tembak 300 meter dengan menggunakan senjata api Glock 17 dan peluru berkaliber 9x19 milimeter hasilnya dapat menembus kaca berkukuran 6 milimeter. Selain itu, satu meter dari target sasaran kaca yang dipasang tiga lapis triplek berukuran 18 milimeter juga turut tembus.

"Jarak satu meter ada triplek tiga lapis 18 milimeter bisa tembus peluru ini. Ternyata bisa masuk dengan jarak sekian, masuk ke kaca enam mili jarak satu meter ada space masuk ke triplek tiga lapis ukuran 18 mili," kata Argo di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Selasa (23/10/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peluru Nyasar DPR Tembus Kaca 6 mm dengan Jarak Tembak 300 Meter

Peluru Nyasar DPR Tembus Kaca 6 mm dengan Jarak Tembak 300 Meter

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 12:51 WIB

Polisi Gelar Uji Balistik Peluru Nyasar DPR di Mako Brimob

Polisi Gelar Uji Balistik Peluru Nyasar DPR di Mako Brimob

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:56 WIB

Kemungkinan Ada Tersangka Baru di Kasus Peluru Nyasar Gedung DPR

Kemungkinan Ada Tersangka Baru di Kasus Peluru Nyasar Gedung DPR

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 19:06 WIB

Tersangka Peluru Nyasar di DPR Kantongi Sertifikasi Tembak Reaksi

Tersangka Peluru Nyasar di DPR Kantongi Sertifikasi Tembak Reaksi

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 15:26 WIB

Terkini

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:07 WIB

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:00 WIB

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:56 WIB

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:55 WIB

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB