Di Musala, Proses Belajar PAUD Tunas Bina Diklaim Efektif

Agung Sandy Lesmana, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 24 Oktober 2018 | 21:55 WIB
Di Musala, Proses Belajar PAUD Tunas Bina Diklaim Efektif
Para siswa dan siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tunas Bina Pinangsia atau PAUD Tunas Bina terpaksa belajar di musala. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Bowo Irianto mengklaim kegiatan belajar mengajar di PAUD Tunas Bina, Pinangsia, Jakarta Barat tetap berlangsung efektif meski dilakukan di musala. Hal itu lantaran PAUD tidak memiliki kurikulum baku sehingga tidak terganggu.

Bowo mengatakan, lokasi musala dipilih sebagai tempat belajar sementara sesuai dengan inisiatif masyarakat sekitar dan pihak swasta pemilik PAUD. Bowo memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan efektif.

"Enggak terganggu, yang kena gempa saja tak terganggu belajarnya. Namanya masih PAUD, belajarnya bukan  berbasis kurikulum yang fix seperti sekolah dasar dan lanjutan," kata Bowo saat ditemui di Balai Kota, Rabu (24/10/2018).

Bowo menjelaskan, tugas Dinas Pendidikan adalah memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik. Bowo mengklaim hingga kini proses belajar itu pun tetap berjalan lancar.

Musala yang digunakan untuk tempat belajar para siswa digunakan setiap Senin hingga Kamis. Sementara, untuk Jumat kegiatan belajar libur lantaran musala dipakai untuk salat Jumat.

"Persoalan kita hanya memastikan bahwa pelayanan peserta didik tetap berjalan. Suku Dinas Pendidikan sudah kita monitor, pastikan jangan sampai merugikan anak-anak terhadap persoalan kemarin," pungkas Bowo.

Sebelumnya, beredar sebuah video yang menunjukkan penggusuran paksa oleh Satpol PP di PAUD Tunas Bina di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Puluhan pelajar yang sedang belajar dipaksa keluar dari gedung sekolah sembari membawa kursi.

Para orang tua pelajar yang mendampingi anaknya berusaha meminta petugas agar penggusuran dilakukan setelah kegiatan belajar selesai. Namun, petugas tidak mengindahkan hal itu sehingga penggusuran tetap dilakukan.

Akibat insiden itu, Camat Tamansari Firmanudin dicopot sementara dari jabatannya. Kini Firmanudin berstatus sebagai camat non aktif dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Anak PAUD Tunas Bina Pinangsia Diusir Lurah Tamansari

Kronologis Anak PAUD Tunas Bina Pinangsia Diusir Lurah Tamansari

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 13:32 WIB

Ketika Ketua MPR Memuji Peran Guru PAUD

Ketika Ketua MPR Memuji Peran Guru PAUD

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 02:51 WIB

FSGI: Himpaudi dan PGRI Tak Berwenang Salurkan Hibah bagi Guru

FSGI: Himpaudi dan PGRI Tak Berwenang Salurkan Hibah bagi Guru

News | Minggu, 03 Desember 2017 | 18:41 WIB

Rp8 Miliar untuk PAUD, DPRD Minta Beri Apresiasi ke Anies

Rp8 Miliar untuk PAUD, DPRD Minta Beri Apresiasi ke Anies

News | Minggu, 19 November 2017 | 08:48 WIB

Ibu Negara: Kesabaran Kunci Keberhasilan Pengajar PAUD

Ibu Negara: Kesabaran Kunci Keberhasilan Pengajar PAUD

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 03:30 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×