Harimau Lapar Terkam 3 Ekor Sapi, Warga Riau Resah

Bangun Santoso

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 09:32 WIB
Harimau Lapar Terkam 3 Ekor Sapi, Warga Riau Resah
Ilustrasi harimau sumatra. (Shutterstock)

Suara.com - Warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali dihebohkan akan kemunculan seekor harimau Sumatra dewasa yang diduga lapar. Beberapa kali terlihat, sang raja hutan itu kedapatan menerkam sejumlah sapi milik warga.

Atas peristiwa itu, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau menurunkan tiga tim ke lokasi serangan harimau Sumatra di Dusun Teluk Nibung, Kabupaten Indragiri Hilir.

"Tim Rescue BBKSDA Riau sedang menuju lokasi tempat kejadian perkara. Tim yang ketiga kalinya ke lokasi," kata Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Riau Mulyo Hutomo seperti dilansir Antara di Pekanbaru, Sabtu (27/10/2018).

Ia menjelaskan, hasil laporan dari Tim 1 adalah mengonfirmasi bahwa serangan harimau tersebut adalah benar.

"Tim 1 menemukan jejak satu ekor harimau," katanya.

Menurut dia, tim kedua kemudian memasang kamera trap, namun tidak menemukan jejak dalam satu minggu di lokasi.

"Harimau sumatra tidak muncul dan tidak terlacak," katanya.

Ia mengatakan Tim 3 saat ini sedang menuju lokasi tersebut dan diperkirakan tiba pada Sabtu sore di lokasi via Tambilahan.

"Tim ini akan memasang kamera trap dan persiapan pemasangan perangkap," ujarnya lagi.

baca juga

Sebelumnya, seekor sapi milik warga Dusun Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir mati diterkam harimau sumatra liar.

Kepala Dusun Teluk Nibung, Sucipto, mengatakan harimau liar tersebut muncul pada Kamis (25/10/2018). Sapi milik warga itu mati dengan tampak luka cakaran di kaki kanan belakang.

Warga kini resah karena harimau liar sudah tiga kali muncul di sekitar permukiman mereka sejak September lalu.

"Harimaunya muncul pada awal September kemarin. Saat itu harimau menyerang tiga ekor sapi warga," kata Sucipto.

Menurut kesaksian warga, harimau tersebut sudah dewasa namun belum dipastikan asalnya.

Daerah Indragiri Hilir mempunyai sejarah kelam terkait dengan konflik harimau liar dengan manusia. Kuat dugaan konflik tersebut makin sering terjadi karena hutan sebagai habitat harimau banyak beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit dan permukiman.

Pada awal 2018, seekor harimau betina liar yang kemudian dinamakan Bonita, menewaskan dua warga di daerah Pelangiran, Indragiri Hilir.

Harimau sumatra itu akhirnya berhasil ditangkap dan direlokasi ke pusat rehabilitasi harimau sumatra milik Yayasan Arsari Djojohadikusumo di Sumatera Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Siswa Sayat Tangan, Ini 5 Fakta Penting Soal Obat Benzo

Heboh Siswa Sayat Tangan, Ini 5 Fakta Penting Soal Obat Benzo

Health | Selasa, 02 Oktober 2018 | 21:15 WIB

BNNP Riau: Kebanyakan Konsumsi Minuman Torpedo Bisa Positif Benzo

BNNP Riau: Kebanyakan Konsumsi Minuman Torpedo Bisa Positif Benzo

Health | Selasa, 02 Oktober 2018 | 18:15 WIB

Pemasang Jerat Tewaskan Harimau Bunting di Riau Ditangkap

Pemasang Jerat Tewaskan Harimau Bunting di Riau Ditangkap

News | Kamis, 27 September 2018 | 10:50 WIB

Perut Tersayat Jerat, Harimau Bunting Mati Mengenaskan di Riau

Perut Tersayat Jerat, Harimau Bunting Mati Mengenaskan di Riau

News | Kamis, 27 September 2018 | 05:46 WIB

Demo Mahasiswa Ricuh, 6 Polwan Jadi Korban Pelecehan

Demo Mahasiswa Ricuh, 6 Polwan Jadi Korban Pelecehan

News | Selasa, 25 September 2018 | 16:04 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×