Dua Hari Hilang, Driver Taksi Online Diduga Jadi Korban Rampok

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 01 November 2018 | 19:17 WIB
Dua Hari Hilang, Driver Taksi Online Diduga Jadi Korban Rampok
Ilustrasi sewa mobil. (Shutterstock)

Suara.com - Terhitung sudah dua hari ini, seorang sopir taksi online bernama Sofyan (43) urung kembali ke kediamannya setelah mengantar penumpang ke arah KFC Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada Senin (29/10/2018) lalu.

Terkait hal itu, Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara mengaku telah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus hilangnya Sofyan.

“Ini menjadi antensi kami, akan diungkap sampai tuntas siapa pelakunya. Saya tidak akan segan ambil tindakan tegas,” kata Zulkarnain, Kamis (1/11/2018).

Muncul dugaan setelah Sofyan dikabarkan hilang. Ada indikasi pria tersebut menjadi korban perampokan saat terakhir kali menerima order dari penumpang.

Adanya dugaan itu, Kapolda mengaku akan menindak tegas termasuk menembak mati jika yang menyebabkan hilangnya Sofyan oleh para komplotan perampok.

“Dari beberapa kasus yang kita ungkap seluruhnya ditembak, saya tegaskan semuanya akan saya sikat sampai habis siapapun pelaku di balik hilangnya korban ini,”ujarnya.

Maraknya terjadi kasus perampokan yang menimpa sopir taksi online, Zulkarnain meminta para sopir agar lebih waspada dan melihat siapa saja calon penumpang mereka, terlebih lagi saat bekerja di malam hari dengan tujuan yang cukup jauh.

“Kalau pemesan dan penumpangnya itu berbeda, lebih baik tidak usah ambil. Karena jelas ada indikasi kecurigaan, apalagi melewati jalan yang gelap dan jauh. Para sopir juga harus selektif terhadap calon penumpang,” jelasnya.

Seperti diketahui, Fitriani (32) yang merupakan istri korban membuat laporan di Polda Sumsel, Selasa (30/10/2018) perihal hilangnya Sofyan.

Fitriani mengatakan, sejak Senin (29/10/2018) kemarin, Sofyan tak kunjung pulang ke rumah usai berpamitan untuk mengantarkan penumpang di kawasan KFC Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Menurut Fitriani,mulanya Sofyan mendapatkan orderan untuk mengantar penumpang dari kawasan KM 5 menuju KFC SMB II dengan mengendarai mobil Daihatsu Sigra berpelat nomor BG 1274 UN.

" Saya komunikasi siang sama suami, yang mengatakan jika ia mendapat orderan untuk mengantar penumpang. Di orderan itu perempuan, setelah naik penumpangnya pria," pungkasnya.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Detik-detik Kapal Cari Jenazah dan Puing Lion Air di Laut

Detik-detik Kapal Cari Jenazah dan Puing Lion Air di Laut

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 16:25 WIB

Cuaca Jadi Rintangan Petugas Evakuasi Korban Jatuh Lion Air

Cuaca Jadi Rintangan Petugas Evakuasi Korban Jatuh Lion Air

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 15:44 WIB

Keluarga Diminta Bawa Data Antemortem Korban Lion Air ke RS Polri

Keluarga Diminta Bawa Data Antemortem Korban Lion Air ke RS Polri

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 15:24 WIB

Lion Air Investigasi Alasan Pilot Minta Balik ke Soetta

Lion Air Investigasi Alasan Pilot Minta Balik ke Soetta

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 15:10 WIB

Lelet Tangani Lion Air, DPR Heran Alat Basarnas Tak Berfungsi

Lelet Tangani Lion Air, DPR Heran Alat Basarnas Tak Berfungsi

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 14:54 WIB

Terkini

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:16 WIB

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:15 WIB

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:02 WIB

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:59 WIB

KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun

KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:37 WIB

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:33 WIB

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:29 WIB

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB