Bagaimana Cara KNKT Ungkap Penyebab Kecelakaan Lion Air JT 610?

Pebriansyah Ariefana | Walda Marison | Suara.com

Jum'at, 02 November 2018 | 18:59 WIB
Bagaimana Cara KNKT Ungkap Penyebab Kecelakaan Lion Air JT 610?
Puing Lion Air JT 610 mulai dibawa ke KNKT. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Nasional Keselamatan Nasional (KNKT) mulai melakukan investigasi kecelakaan Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). Investigasi dilakukan setelah sebagian black box Lion Air ditemukan.

Wakil ketua Komite Nasional Keselamatan Nasional (KNKT), Haryo Satmiko investigasi ini melingkupi memeriksa lokas jatuhnya pesawat sampai pemeriksaan saksi mata dan kru atau pilot. Hal pertama yang dilakukan adalah menyusuri tempat Jatuhnya pesawat.

"Kami akan ke lokasi kejadian. bebrapa hal dilokasi lertama pengamanan diri terlebih dahulu, waktu perispaan kami juga sudah mengambarkan lokasinya sepeti apa, transpirtasinya seperti apa," ujarnya di gedung KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat, (2/11/2018).

Pengamanan diri dirasa perlu karena untuk melindungi diri dari bahan kimia yang terdapat di puing puing pesawat Lion Air. Bahan kimia ini berpotensi merusak tubuh manusia.

"Kami imbau ke pada nelayan atau petugas di lapangan kalau memindahkan serpihan itu harus hati hati, perhatikan keselamatan dirinya. Jangan sampai kita niatnya menolong, nggak tau kalau ini membahayakan kita," ujarnya.

Selanjutnya tim investugasi akan memfoto lokasi dan mengambil barang temuan yang dirasa perlu untuk kepentingan investigasi. Wawancara dengan pilot dan kru yang menggunakan pesawat itu sebelumnya serta saksi mata jatuhnya pesawat juga perlu dilakukan.

"Dari laporan awal itu kita laksanakan analisa dan melibatkan kalau perlu ke laboratorium. Biasnaya kami berkooridnasi dengan ITB atau LIPI," jelasnya.

Seluruh proses itu, lanjutnya akan dirumuskan dalam sebuah laporan sebanyak empat bab. Hasil laporan Investigasi tersebut akan dikirimkan ke beberapa pihak terkait.

"Kami akan kirim ke pihak yang akan berikan rekomendasi ke kami. Biasanya ada tiga pihak. pertama pemerintah, kedua operator ketiga produsen dari sarana transportasi. Kalau merkea sudah berikan masukan baru kita publis menjadi laporan final investigasi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diapreasi Jokowi, Sertu Hendra: Saya Tak Mau Berbangga Dulu

Diapreasi Jokowi, Sertu Hendra: Saya Tak Mau Berbangga Dulu

News | Jum'at, 02 November 2018 | 18:51 WIB

Hal yang Dikhawatirkan KNKT Selama Periksa Black Box Lion Air

Hal yang Dikhawatirkan KNKT Selama Periksa Black Box Lion Air

News | Jum'at, 02 November 2018 | 18:32 WIB

Jokowi Minta KNKT Kerja Cepat Investigasi Kecelakaan Lion Air

Jokowi Minta KNKT Kerja Cepat Investigasi Kecelakaan Lion Air

News | Jum'at, 02 November 2018 | 18:05 WIB

Tak Pelit Ilmu, Capt Bhavye Dikenang sebagai Guru Pilot Lion Air

Tak Pelit Ilmu, Capt Bhavye Dikenang sebagai Guru Pilot Lion Air

News | Jum'at, 02 November 2018 | 17:22 WIB

Jokowi: Pencari Korban Lion Air Bekerja Pagi, Siang, dan Malam

Jokowi: Pencari Korban Lion Air Bekerja Pagi, Siang, dan Malam

News | Jum'at, 02 November 2018 | 17:14 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB