Tim DVI RS Polri Kumpulkan Data Antemortem Gigi Korban Lion Air

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 02 November 2018 | 19:11 WIB
Tim DVI RS Polri Kumpulkan Data Antemortem Gigi Korban Lion Air
DVI Polri dan Basarnas cek kantong mayat korban Lion Air JT 610 (Suara,com/Ummi)

Suara.com - Rumah Sakit Polri terus berupaya dalam mengidentifikasi jenazah korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Salah satunya dengan melakukan identifikasi sampel gigi.

Kepala Laboratorium Klinik Ortodologi Pusdokkes Polri, Agustinus menuturkan hingga saat ini pihaknya sudah menerima 65 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban. Namun, tidak satupun ditemukan bagian gigi korban yang utuh.

"Temuan gigi di postmortem itu hampir tidak ada. Hanya kami temukan satu buah gigi dan kondisinya sudah fraktur, retak,” kata Agustinus di RS Bhayangkara Polri, Keramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018).

Tim Disaster Victim Identification (DVI), kata Agustinus, sedang fokus mengumpulkan data antemortem gigi dari keluarga korban. Selain itu tim juga tengah mencari data medis dari dokter gigi yang pernah merawat korban.

Lebih jauh, dari 212 data antemortem yang telah diterima, hanya ada 24 yang memiliki dental record lengkap sampai pada hasil rontgen. Sementara yang tanpa rontgen atau hanya dental record ada 18. Dari total 42 data antemortem gigi yang telah dikumpulkan itu, lanjut Agustinus, nantinya akan dibandingkan data postmortem bila ditemukan bagian tubuh berupa gigi korban.

"Ditelusuri dokter gigi yang pernah merawat sehingga dapat dental record sampai rontgen. Mana kala ada body part yang sesuai, tanggung jawab kami sudah siap untuk proses membandingkan," ungkapnya.

Hingga saat ini tim DVI Polri baru berhasil mengidentifikasi satu korban, yakni atas nama Jannatun Cintya Dewi kelahiran Sidoarjo 12 September 1994 dan beralamat di Dusun Prumpon RT 001 RW 001 Kecamatan Sukodono Jawa Timur yang merupakan anak ketiga dari Ibu Surtiyem dan Bambang Supriyadi.

Jannatun Cintya Dewi teridentifikasi berdasarkan lima jari di tangan kanannya. Sidik jari Jannatun Cintya Dewi teridentifikasi setelah tim DVI menelusuri dan mencocokkan sidik jari jenazah dengan sidik jari yang ada di database KTP elektronik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Semoga Arwah Korban Dapat Tempat Baik di Sisi Allah SWT

Jokowi: Semoga Arwah Korban Dapat Tempat Baik di Sisi Allah SWT

News | Jum'at, 02 November 2018 | 18:22 WIB

RS Polri Identifikasi Sampel 272 DNA Bagian Tubuh Korban Lion Air

RS Polri Identifikasi Sampel 272 DNA Bagian Tubuh Korban Lion Air

News | Jum'at, 02 November 2018 | 16:58 WIB

Tiba di JICT, Dua Kantong Mayat Langsung Dicek DVI Polri

Tiba di JICT, Dua Kantong Mayat Langsung Dicek DVI Polri

News | Jum'at, 02 November 2018 | 16:12 WIB

Bhavye Suneja Dikenal Pilot Pintar dan Disiplin di Lion Air

Bhavye Suneja Dikenal Pilot Pintar dan Disiplin di Lion Air

News | Jum'at, 02 November 2018 | 14:41 WIB

KNKT Butuh Waktu 2 Minggu Proses Black Box Pesawat Lion Air Jatuh

KNKT Butuh Waktu 2 Minggu Proses Black Box Pesawat Lion Air Jatuh

News | Kamis, 01 November 2018 | 21:56 WIB

Terkini

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB