Prabowo Ledek Tampang Warga Boyolali, Kubu Jokowi: Maksudnya Apa?

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 02 November 2018 | 20:54 WIB
Prabowo Ledek Tampang Warga Boyolali, Kubu Jokowi: Maksudnya Apa?
Ki-ka: Dahnil Anzar Simanjuntak, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengenakan rompi jins ala bikers. (Foto: Dok. Dahnil Anzar Simanjuntak)

Suara.com - Anggota Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin, Razman Arif Nasution mengaku belum melihat video yang memperlihatkan Calon Presiden Prabowo Subianto merendahkan warga Boyolali. Meskipun begitu, Razman mempertanyakan maksud dari ucapan Prabowo. 

Razman baru mendengar pernyataan Prabowo yang sempat menyebut wajah warga Boyolali tidak pantas masuk ke hotel-hotel mewah. Terkait itu, Razman mengaku bingung dengan tujuan Prabowo mengatakan hal itu. 

"Kalimat-kalimat seperti ini kan indikatornya apa kok sampai disebut nggak pantes masuk hotel? Apa karena dia kampungan, apa karena dia jorok? Apa kurang intelek atau apa?," kata Razman di kawasan Gedung Djoeang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2018). 

Menurut Razman, Ketua Umum Partai Gerindra itu tidak pantas mengejek warga Boyolali tak pantas masuk ke hotel. Yang harus dilakukan Prabowo, kata dia,adalah membantu warga Boyolali. 

"Tugas dia kalau jadi presiden membuat rakyatnya semua sejahtera dan bisa masuk hotel, bisa tidur di hotel bisa nginep di hotel, tugas pemerintah. Bukan malah disebut tidak pantas, ada apa?," ujarnya. 

Terkait pernyataan Prabowo, Capres nomor urut 02 itu dilaporkan oleh warga Boyolali, Mas Dakun ke Polda Metro Jaya, hari ini. Razman meminta pihak kepolisian bekerja secara profesional dan mengusut apabila Prabowo benar telah melontarkan kalimat yang menyakiti hati warga Boyolali. 

"Saya kira aparat berwajib lah yang berhak mempelajari dan mengusut itu. Kalau itu memang benar terjadi ya diusut. Seharusnya profesional, tidak ada yang berbeda seharusnya diproses dan saya minta polisi, proses," pungkasnya. 

Untuk diketahui, beredar sebuah video yang menampilkan Prabowo Subianto berpidato di depan warga Boyolali. Saat itu dirinya sedang menceritakan tentang hotel-hotel mewah. 

Entah apa maksudnya, Prabowo kemudian menyebut warga Boyolali tidak pantas masuk ke dalam hotel mewah bahkan susah untuk menyebutkan nama hotelnya. 

Berikut potongan pidato Prabowo: 

Seharusnya kami pensiun, seharusnya kita istirahat tapi kami melihat bahwa negara dan bangsa masih dalam keadaan tidak baik, saya memberi usia saya untuk bangsa ini, saya memberi jiwa dan raga saya untuk bangsa ini.

Tapi begitu saya lihat Jakarta, saya melihat hotel-hotel mewah.

Gedung-gedung menjulang tinggi.

Sebut aja hotel paling mahal di dunia, ada di Jakarta.

Ada Ritch Calton, ada wardlof astoria, ngomong aja kalian nggak bisa sebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marahi Emak-emak, Jubir Jokowi Tertawai Prabowo

Marahi Emak-emak, Jubir Jokowi Tertawai Prabowo

News | Jum'at, 02 November 2018 | 19:51 WIB

Diduga Lecehkan Warga Boyolali,  Prabowo Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lecehkan Warga Boyolali, Prabowo Dilaporkan ke Polisi

News | Jum'at, 02 November 2018 | 19:37 WIB

Ibur Korban Lion Air Menangis Mengadu ke Jokowi

Ibur Korban Lion Air Menangis Mengadu ke Jokowi

News | Jum'at, 02 November 2018 | 19:20 WIB

Diapreasi Jokowi, Sertu Hendra: Saya Tak Mau Berbangga Dulu

Diapreasi Jokowi, Sertu Hendra: Saya Tak Mau Berbangga Dulu

News | Jum'at, 02 November 2018 | 18:51 WIB

Prabowo Marahi Emak-emak, PDIP: Itu Kekerasan Verbal

Prabowo Marahi Emak-emak, PDIP: Itu Kekerasan Verbal

News | Jum'at, 02 November 2018 | 18:35 WIB

Terkini

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:38 WIB

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:35 WIB

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:29 WIB

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 20 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:57 WIB

Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati

Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:49 WIB

Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia

Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:35 WIB