"Lu Ngapain Bro? Kok yang Diambil Black Box Lion Air Doang?"

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 05 November 2018 | 15:41 WIB
"Lu Ngapain Bro? Kok yang Diambil Black Box Lion Air Doang?"
Sejumlah Tim SAR gabungan melakukan pencarian pesawat Lion Air (PK-LQP) JT610 Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang,Jawa Barat, Minggu (4/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Salah satu keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 mengusulkan Basarnas ataupun Panglima TNI memberikan penghargaan ke penyelam yang menemukan jenazah yang berada di dasar laut, bukan kepada penemu kotak hitam atau black box Lion Air.

Hal ini dikatakan salah satu keluarga korban dalam jumpa pers proses evakuasi Lion Air JT 610 bersama Basarnas, TNI, Kementerian Perhubungan, KNKT, DVI Polri dan Jasa Raharja dengan keluarga korban, di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018)

"Kepada pihak Basarnas, kami usulkan khususnya pada Panglima TNI, dalam hal ini kalau bisa ke depan yang diberikan penghargaan bukan penemu black box, tapi siapa penyelam yang paling banyak ambil jenazah," ujar salah satu pria.

Hal tersebut karena, menurut sang lelaki yang tak menyebutkan namanya, dikhawatirkan penyelam hanya fokus untuk mencari kotak hitam (dan) bukan fokus mencari jasad yang ada di dalam laut.

"Bukan rahasia umum Pak, penyelam-kemudian berlomba nyari black box, ketika dia melihat bongkahan-bongkahan mayat. (Lalu ada komentar) 'Lu ngapain bro, kok yang diambil black box doang,'" tutur dia.

Karena itulah, pihak keluarga korban ini meminta agar yang diberikan penghargaan seharusnya penemu jenazah yang ditemukan di dasar laut, dan bukan hanya penemu black box Lion Air.

"Jadi kami mohon ke depannya, yang diberi penghargaan bukan hanya penemu black box, tapi juga penemu jenazah. Itu saja dari kami keluarga korban yang kesadarannya semakin tipis," tandas sang lelaki.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi kepada prajurit Batalyon Intai Amfibi (Taifib) Marinir TNI Angkatan Laut, Sersan Satu (Sertu) Hendra, Kopda Nur Ali dan Handoko Panoto teknisi dari kapal Baruna Jaya, yang telah membantu menemukan satu bagian dari black box atau kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jorry, Pria Pemanja Itu Kini Telah Tinggalkan Kekasih

Jorry, Pria Pemanja Itu Kini Telah Tinggalkan Kekasih

News | Senin, 05 November 2018 | 15:20 WIB

Ada Usul Dibangun Tugu Korban Lion Air JT 610, Setuju?

Ada Usul Dibangun Tugu Korban Lion Air JT 610, Setuju?

News | Senin, 05 November 2018 | 15:06 WIB

Kendala Potongan Tubuh Bayi Korban Lion Air Sulit Dikenali

Kendala Potongan Tubuh Bayi Korban Lion Air Sulit Dikenali

News | Senin, 05 November 2018 | 14:55 WIB

Polisi Tangkap 2 Penyebar Hoaks Jatuhnya Lion Air

Polisi Tangkap 2 Penyebar Hoaks Jatuhnya Lion Air

News | Senin, 05 November 2018 | 14:52 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×