Sandiaga Uno Senang Ada Uji Kelaikan untuk Penggantinya

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 07 November 2018 | 21:20 WIB
Sandiaga Uno Senang Ada Uji Kelaikan untuk Penggantinya
Sandiaga jelaskan bagi-bagi buku yang dilakukan Prabowo bukan politik uang. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menilai fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan untuk calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai salah satu inovasi politik bersahabat.

Oleh karenanya, Sandiaga meminta kepada seluruh pihak untuk tidak melihat pemilihan kursi Wagub DKI sebagai ajang perebutan antar kedua partai, yakni PKS dan Gerindra.

Sandiaga menanggapi soal kursi Wagub DKI Jakarta yang akhirnya jatuh kepada kedua kandidat dari PKS, sebagai salah satu partai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilgub DKI 2017 lalu.

Dengan hasil itu, Sandiaga mengatakan hal itu menjadi bukti komitmen Capres Prabowo Subianto yang akan menyerahkan kursi Wagub DKI kepada PKS.

"Saya sampaikan dari awal bahwa Gerindra sama PKS itu menjalin kerja sama sangat-sangat erat dan bersahabat dan ditunjukkan lagi melalui komitmen pak Prabowo bahwa dia seorang negarawan," kata Sandiaga di Hutan Kota Sangga Buana, Jalan Karang Tengah Raya, Tamansari 2, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (7/11/2018).

Sandiaga juga sempat meminta kepada publik untuk tidak kemudian fokus kepada perebutan kursi Wagub DKI. Yang diinginkannya ialah masyarakat bisa fokus supaya Gubernur Anies Baswedan dapat melanjutkan kinerjanya dengan ditemani wakil gubernur.

"Kita ingin juga ajang perebutan kursi Wagub tetapi ajang Jakarta lebih baik dan ajang untuk membantu kinerja pak Anies serta jajaran Pemprov DKI," ujarnya.

Selain itu, Sandiaga pun mengapresiasi dengan diadakannya fit and profer atau tes uji kelayakan yang harus dilalui oleh kandidat calon Wagub DKI.

Dalam hal ini yang menjadi calon Wagub DKI ialah Agung Yulianto yang merupakan Sekretaris DPW PKS DKI dan mantan calon Gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu.

baca juga

"Nilai tambahnya ada fit and proper, pelibatan publik untuk memberikan suatu pilihan, ditambah bukan hanya dua tapi empat untuk ikut fit and proper test ini salah satu inovasi dari politik yang bersahabat," ujarnya.

Saat ditanya soal sosok yang cocok untuk menduduki kursi Wagub DKI, Sandiaga mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki wewenang untuk menjawabnya.

Akan tetapi Sandiaga berharap kepada siapapun yang berhasil menggantinya sebagai Wagub DKI bisa berkomitmen untuk mengubah masa depan Jakarta menjadi lebih baik.

"Jakarta akan lebih memiliki masa depan yang cerah bahwa pejabat publiknya komit terhadap apa yang sudah dicanangkan sebagai rencana kerja Anies - Sandiaga 2017-2022, dan dia harus juga berkomitmen dan memahami," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalau Jadi Wagub Jakarta, Kader PKS Ini Janji Sehati dengan Anies

Kalau Jadi Wagub Jakarta, Kader PKS Ini Janji Sehati dengan Anies

News | Rabu, 07 November 2018 | 19:50 WIB

Klaim Berpengalaman, Syaikhu Yakin Sanggup Gantikan Sandiaga

Klaim Berpengalaman, Syaikhu Yakin Sanggup Gantikan Sandiaga

News | Rabu, 07 November 2018 | 19:13 WIB

Sandiaga dan Rachmawati Resmikan Laman Daring Partai Emak-emak

Sandiaga dan Rachmawati Resmikan Laman Daring Partai Emak-emak

News | Rabu, 07 November 2018 | 18:58 WIB

Esensi Tampang Boyolali Versi Sandiaga Uno

Esensi Tampang Boyolali Versi Sandiaga Uno

News | Rabu, 07 November 2018 | 18:20 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB