Bocah 8 Tahun Disuruh Temannya Minum Air Kencing dan Dibakar

Reza Gunadha

Senin, 12 November 2018 | 23:42 WIB
Bocah 8 Tahun Disuruh Temannya Minum Air Kencing dan Dibakar
Ilustrasi seorang anak sedang dirundung oleh dua temannya. (Shutterstock)

Suara.com - Bocah berusia 8 tahun berinisial MAS di Tanjung Balai, Sumatera Utara, dirisak temannya dengan cara dipaksa meminum air kencing. Tak hanya itu, kaki MAS juga dibakar.

MAS disuruh temannya yang berusia 10 tahun berinisial Wa untuk meminum air kencing pada hari Selasa (6/11), saat mereka bermain di lingkungan rumah.

Berdasarkan informasi yang terhimpun Suara.com, Wa awalnya memberikan botol air mineral berisi air kencingnya kepada MAS.

Setelah mengetahui air yang diminumnya itu adalah air seni, MAS berteriak meminta pertolongan sang ibu.

Saat itulah, Wa membakar celana korban. Namun, bensin yang dipegang Wa terjatuh dan tersiram kaki kiri MAS sehingga api menjalar.

“Setelahnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tengku Mansyur. Ibunya lantas melapor ke Polres Tanjung Balai pada hari Kamis (8/11) malam. Informasi yang kami terima, kasus ini berawal dari candaan,” kata Kapolres Tanjung Balai Ajun Komisaris Besar Irfan Rifai dalam pernyataan tertulisnya, Senin (12/11/2018).

Sementara Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Rita Pranawati mengatakan, Wa sebenarnya harus digolongkan sebagai korban.

"Anak pelaku dalam hal ini sesungguhnya adalah anak korban dari situasi yang tidak tepat," kata Rita.

Dia mengatakan, terkait kasus korban dibakar berinisial MAS di Tanjung Balai itu sudah seharusnya mendorong orang tua melakukan evaluasi pengasuhan.

baca juga

Menurut dia, orang tua harus memberikan contoh yang baik di rumah sehingga anak terinspirasi sikap positif orang tua.

"Kejadian ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya orang tua untuk terus menerus memberikan pengasuhan terbaik dan pengawasan yang optimal," kata dia.

Rita mengatakan, anak di bawah 12 tahun belum memiliki pertanggungjawaban hukum, sehingga anak secara otomatis dikembalikan kepada orang tuanya dan mendapatkan pendidikan, pembinaan serta pembimbingan agar lebih baik ke depannya.

Korban juga penting mendapatkan perlindungan, pemulihan dari rasa trauma dan rehabilitasi sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wakil Rakyat yang Terhormat Luka Dibacok, Duel di Lapo Tuak

Wakil Rakyat yang Terhormat Luka Dibacok, Duel di Lapo Tuak

News | Kamis, 08 November 2018 | 19:41 WIB

Cabuli Gadis Cilik di WC Umum, 2 Kakek Terancam Dikebiri

Cabuli Gadis Cilik di WC Umum, 2 Kakek Terancam Dikebiri

News | Selasa, 06 November 2018 | 14:11 WIB

Mertua dan Menantu Kompak Selundupkan Sabu di Sandal

Mertua dan Menantu Kompak Selundupkan Sabu di Sandal

News | Kamis, 01 November 2018 | 16:09 WIB

Usai Penggal Kepala Tetangga, Firhot Tikam Dada Kapolsek Parongil

Usai Penggal Kepala Tetangga, Firhot Tikam Dada Kapolsek Parongil

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 07:41 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×