Waspada, Fenomena Mabuk Pembalut Menjalar ke Jatim

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 14 November 2018 | 17:11 WIB
Waspada, Fenomena Mabuk Pembalut Menjalar ke Jatim

Suara.com - Maraknya air rebusan pembalut wanita digunakan untuk mabuk diduga telah menjalar ke daerah lain di luar Jawa Tengah. Badan Narkotika Nasional Kota Malang mulai mencium tren mabuk air pembalut itu oleh anak-anak muda di Jawa Timur terutama anak-anak jalanan.

Kepala BNN (BNN) Kota Malang AKBP Bambang Sugiharto mengatakan, indikasi mabuk air pembalut itu marak karena dijadikan alternatif lain dari obat-obatan yang biasa beredar luas di kalangan anak muda.

"Mereka mencari alternatif sensasional yang menurut dia paling murah, paling gampang meraciknya, paling praktis. Karena kalau dia mau make jenis psikotropika seperti pil koplo, komik, dan aprazolam dan lain lain, bagi dia dianggapnya sudah mahal," kata Bambang seperti dikutip Beritajatim.com, Rabu, (14/11/2018).

Mabuk lem yang sempat menjadi solusi anak-anak jalanan untuk mabuk juga sudah ditinggalkan karena harganya sudah tak terjangkau. Mencuatnya informasi soal mabuk pembalut wanita tersebut memicu anak-anak muda untuk coba-coba.

"Termasuk juga pampers atau holi linier jadi yang ada kandungan di dalam pembalut wanita itu ada yang namanya gel. Dimana gel ini bisa diambil dengan cara direbus, setelah direbus sekian lama, didiamkan sampai dingin," kata dia.

Bambang mengatakan, perlu edukasi atau penyuluhan tentang bahaya mabuk rendaman pembalut. Sebab, rendaman pembalut bisa memicu kanker. Jika ditemukan, pecandu rendaman pembalut BNN siap melakukan rehabilitasi.

"Pergerakan ini awalnya mulai dari daerah sekitaran Jabar sudah masuk ke Jateng. Kemarin saya pantau dari informasi bisa saja melintas ke Jawa Timur karena kemarin saya pantau dari daerah Pantura, Purwodadi, Kudus, Rembang, Pati, Semarang bagian timur. Ini harus segera diambil langkah untuk bisa menghadang pergerakan tersebut," tandasnya.

Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul: "Awas! Tren Mabuk Rendaman Pembalut Ditengarai Mulai Masuk Jatim"

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Remaja Minum Rebusan Pembalut, Polisi Gandeng Tokoh Agama

Cegah Remaja Minum Rebusan Pembalut, Polisi Gandeng Tokoh Agama

News | Senin, 12 November 2018 | 16:43 WIB

Anak Jalanan Mabuk Rebusan Pembalut Sambil Isap Obat Nyamuk

Anak Jalanan Mabuk Rebusan Pembalut Sambil Isap Obat Nyamuk

News | Senin, 12 November 2018 | 15:13 WIB

Menteri Puan Syok Mabuk Pembalut Marak di Jawa Tengah

Menteri Puan Syok Mabuk Pembalut Marak di Jawa Tengah

News | Jum'at, 09 November 2018 | 21:11 WIB

Remaja Mabuk Air Pembalut, Orangtua Kini Harus Melek soal NAPZA

Remaja Mabuk Air Pembalut, Orangtua Kini Harus Melek soal NAPZA

Health | Jum'at, 09 November 2018 | 14:13 WIB

Heboh Mabuk Air Rebusan Pembalut, Ini Tanggapan Menkes

Heboh Mabuk Air Rebusan Pembalut, Ini Tanggapan Menkes

Health | Jum'at, 09 November 2018 | 12:29 WIB

Terkini

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:57 WIB

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×