Tak Bertuan, Anjing Mongrel Milik Gaban Kini Diungsikan

Agung Sandy Lesmana | Walda Marison | Suara.com

Jum'at, 16 November 2018 | 16:35 WIB
Tak Bertuan, Anjing Mongrel Milik Gaban Kini Diungsikan
Sudah dua hari sejak keluarga Diperum Nainggolan dibantai pelaku misterius, Selasa (13/11), anjing peliharan mereka hanya terikat di pagar belakang rumah, Jalan Bojong Nangka 2 RT2/RW7 Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi. [Suara.com/Walda Marison]

Suara.com - Anjing peliharaan keluarga Diperum Nainggolan alias Gaban tak terlihat lagi berada di belakang rumah sejak seluruh pemilik rumah dibunuh. Biasanya, anjing jenis Mongrel itu berada di pagar rumah Gaban di Jalan Bojong Nangka 2 RT 2, RW 7 Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi.

Ternyata, hewan tersebut telah dibawa komunitas anjing yang bernama Goceng For Life (GFL) untuk dirawat sementara.

" Iya sudah diambil kemarin," kata anggota GFL, Edward saat dikonfirmasi Suara.com pada Jumat (16/11/2018).

Hewan peliharaan itu memang tampak tak terurus sejak Gaban bersama istri dan kedua anaknya ditemukan tewas pada Selasa (13/11/2018). Edward pun mengaku komunitas akhirnya berinisiatif merawat anjing milik Gaban. Menurutnya, sejak dibawa pada Kamis, kemarin, kondisi hewan tersebut masi sehat.

"Sehat. Sampai di Shelter juga sehat," lanjutnya.

Edward menyampaikan, perawatan itu akan dilakukan sambil menunggu kabar dari keluarga Gaban.

"Sekarang sedang proses steril dan pencabutan kutu. Kita akan tunggu koordinasi dengan keluarga almarhum, " jelasnya.

Apabila pihak keluarga memberikan izin untuk diadopsi orang lain, maka pihaknya akan mencarian pengasuh baru agar bisa merawat anjing malang tersebut.

"Humas di komunitas kami yang tulis di laman blog kami namanya open adopt jika ada yang mau mengadopsi. Kami juga akan taruh di laman Facebook dan Instagram," katanya.

Diketahui, saat peristiwa nahas itu terjadi, anjing milik Gaban tak juga menggogong. Hal itu menjadi tanda jika pembunuh satu keluarga itu merupakan orang dekat korban. Ternyata, pelaku yang telah membunuh korban adalah Haris Simamora, yang tak lain masih memiliki ikatan keluarga dengan Gaban Nainggolan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngaku Sering Dihina, Haris Akui Bantai Keluarga Gaban Nainggolan

Ngaku Sering Dihina, Haris Akui Bantai Keluarga Gaban Nainggolan

News | Jum'at, 16 November 2018 | 16:30 WIB

2 Hari Sebelum Membantai, Haris ke Gereja Bareng Keluarga Gaban

2 Hari Sebelum Membantai, Haris ke Gereja Bareng Keluarga Gaban

News | Jum'at, 16 November 2018 | 15:56 WIB

Dua Kali Beli Rokok Dilayani Haris, Pembunuh Sadis Keluarga Gaban

Dua Kali Beli Rokok Dilayani Haris, Pembunuh Sadis Keluarga Gaban

News | Jum'at, 16 November 2018 | 15:34 WIB

Usai Gaban Sekeluarga Dibantai, Ini yang Dialami Warga Kontrakan

Usai Gaban Sekeluarga Dibantai, Ini yang Dialami Warga Kontrakan

News | Jum'at, 16 November 2018 | 15:14 WIB

Bicara Kasus Gaban, Psikolog Forensik: Sadis Karena Direncanakan

Bicara Kasus Gaban, Psikolog Forensik: Sadis Karena Direncanakan

Lifestyle | Jum'at, 16 November 2018 | 14:39 WIB

Terkini

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB