Demokrat Prioritaskan Pileg 2019 Ketimbang Kampanyekan Prabowo

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 19 November 2018 | 13:37 WIB
Demokrat Prioritaskan Pileg 2019 Ketimbang Kampanyekan Prabowo
Calon Presdien dan calon wakil presiden Prabowo - Sandiaga Uno berjalan keluar usai pemeriksaan awal saat menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8). KPU menyelenggarakan tes kesehatan bagi para kandidat capres dan cawapres salah satu syarat verifikasi Pilpres 2019. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengatakan, Partai Demokrat baru akan mengkampanyekan pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada bulan Maret 2019. Alasannya, Partai Demokrat lebih memprioritaskan untuk bekerja keras di untuk Pemilihan Legislatif atau Pileg 2019.

Rachland menjelaskan, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki komitmen yang telah dihargai oleh Partai Gerindra.

"Ada komitmen di antara dua pimpinan partai. Komitmen itu perlu dihargai dan dipenuhi oleh masing-masing pihak," ujar Rachland kepada wartawan, Senin (19/11/2018).

Komitmen yang dimaksud Rachland ialah komitmen Partai Demokrat untuk mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga. Namun, jadwal kampanye yang sudah ditentukan ialah bulan Maret 2019. Saat ditanyakan alasannya, Rachland mengungkapkan bahwa Partai Demokrat masih disibukkan dengan Pileg 2019.

"Kenapa Maret? Karena saat ini kami sedang fokus memperjuangkan kader kami sendiri untuk memenangi pileg," kata dia.

Untuk diketahui, hubungan Partai Demokrat dan Partai Gerindra sempat memanas beberapa waktu lalu lantaran saling melempar tudingan soal janji.

Partai Gerindra diwakili oleh Sekretaris Jenderalnya, Ahmad Muzani mengatakan, baik SBY maupun Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pernah berjanji untuk ikut turun berkampanye bersama Prabowo-Sandiaga. Namun hingga saat ini, Muzani menyebut bahwa belum ada yang memenuhi janji tersebut.

Partai Demokrat merespon ucapan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyinggung janji Partai Demokrat untuk kampanyekan Capres-Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Demokrat, ucapan Muzani menyesatkan publik.

Juru bicara Kogasma Partai Demokrat Putu Supadma Rudana mengatakan, pernyataan Muzani sangat tidak sesuai dengan fakta yang dimiliki Partai Demokrat. Menurutnya ucapan Muzani malah membingkai sosok Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak produktif.

baca juga

Partai Demokrat malah menuding Sandiaga Uno yang tidak bisa menepati janji. Hal itu berawal saat Sandiaga berkunjung ke kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 12 September 2018 lalu. Di sana Sandiaga banyak menyampaikan janji-janji kepada SBY dan juga Prabowo Subianto.

"Hingga hari ini, Mas Sandiaga Uno bukan hanya tidak ada itikad baik untuk menepati janji-janjinya itu, tetapi juga tidak pernah melakukan komunikasi lagi dengan Mas AHY," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat Pastikan Pecat Bupati Pakpak Bharat dari Kepengurusan

Demokrat Pastikan Pecat Bupati Pakpak Bharat dari Kepengurusan

News | Senin, 19 November 2018 | 12:07 WIB

Demokrat Sesumbar Punya Cara Khusus Kampanyekan Prabowo-Sandiaga

Demokrat Sesumbar Punya Cara Khusus Kampanyekan Prabowo-Sandiaga

News | Minggu, 18 November 2018 | 18:23 WIB

Jawaban Sri Mulyani Atas Pernyataan Prabowo Soal Kekayaan Bangsa

Jawaban Sri Mulyani Atas Pernyataan Prabowo Soal Kekayaan Bangsa

Bisnis | Minggu, 18 November 2018 | 13:34 WIB

Demokrat Tepis Anggapan Setengah Hati Dukung Prabowo - Sandiaga

Demokrat Tepis Anggapan Setengah Hati Dukung Prabowo - Sandiaga

News | Sabtu, 17 November 2018 | 13:58 WIB

Peneliti LSI Sebut 2 Pasang Capres Cawapres Hanya Cari Sensasi

Peneliti LSI Sebut 2 Pasang Capres Cawapres Hanya Cari Sensasi

News | Sabtu, 17 November 2018 | 13:17 WIB

Terkini

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:43 WIB

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:40 WIB

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 15:36 WIB

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:35 WIB

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:29 WIB

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:26 WIB

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

×