Array

Tradisi Unik, Maulid Nabi Dirayakan dengan Sebar Uang di Masjid

Selasa, 20 November 2018 | 09:38 WIB
Tradisi Unik, Maulid Nabi Dirayakan dengan Sebar Uang di Masjid
Di Kota Kediri, ta’mir Masjid Jamsaren melakukan tradisi sebar uang koin di teras masjid. (BeritaJatim.com)

Suara.com - Maulid Nabi atau peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW tak hanya dirayakan dengan doa. Di Kota Kediri, ta’mir Masjid Jamsaren melakukan tradisi sebar uang koin di teras masjid.

Penyebaran itu untuk mengajak anak-anak kecil untuk rajin beribadah di masjid. Tradisi yang ada sejak seratus tahun lebih ini, dibanjiri oleh ratusan anak kecil dan orang tua yang ingin mendapatkan rezeqi, dengan berebut uang receh tersebut.

Sebelum acara dimulai, para ta’mir masjid bersama jamaah, membaca ayat-ayat suci Alquran, membaca barjanji atau sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, serta mengumandangkan Sholawat Nabi.

Setelah prosesi pembacaan ayat-ayat suci selesai, barulah tradisi buang koin dimulai. Sejumlah takmir masjid dan warga sekitar, kemudian membuang uang pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200 dan Rp 100 ke lantai masjid.

Ratusan jamaah salat yang kebanyakan anak-anak kecil ini, saling berebut uang receh tersebut. Mereka terlibat aksi saling dorong, namun mereka tetap rukun dan saling menghormati dengan sesama jamaah.

Tujuan dari tradisi buang uang koin ini menurut Zubairi Ansori, Ta’mir Masjid Jamsaren adalah mengajak anak-anak kecil untuk rajin beribadah di masjid dengan cara menyebar uang koin, sebagai media pancingannya.

Meski terkesan berlebihan karena hanya membuang rezeki yang dimiliki, namun warga jamsaren menyadari bahwa dengan cara ini, anak-anak mereka akan rajin beribadah ke masjid.

Karena mereka sadar di tangan anak-anak inilah, ayat-ayat Allah dan ajaran agama Islam, akan tetap bisa ditegakkan oleh generasi penerus ini. Selain itu, tradisi yang selalu diperingati tiap tahun ini, sebagai ajang silaturahmi bagi warga Kota Kediri, yang mungkin jarang ketemu, akibat aktifitas pekerjaan yang padat.

Sementara buang uang koin merupakan tradisi turun temurun sejak masjid didirikan pada tahun 1908 silam, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini dulunya adalah sebagai syiar agama islam di Kota Kediri. (BeritaJatim.com)

Baca Juga: Besok Maulid Nabi, Harga Telur dan Daging Ayam Terus Naik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI