Tim Prabowo: Nggak Ada Orang yang Mau Kembali ke Orde Baru

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 20 November 2018 | 10:09 WIB
Tim Prabowo: Nggak Ada Orang yang Mau Kembali ke Orde Baru
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (tengah) didampingi Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Abdullah Syam (kedua kiri) dan Pimpinan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Asy'ari Akbar (kanan) tiba di lokasi Rakernas LDII di Jakarta, Kamis (11/10). Rapat kerja tersebut mengangkat tema "LDII Untuk Bangsa". ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Suara.com - Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak akan menyadur semua program era pemerintahan orde baru yang dipimpin Soeharto. Hanya saja, Prabowo akan mengadopsi program-program yang berhasil di bawah pemerintahan Soeharto.

Ha itu dikatakan Wakil Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Dhimam Abror. Abror menjelaskan itu terkait pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto.

Titiek sempat menyebut apabila Prabowo akan meneruskan keberhasilan Presiden RI ke-2 Soeharto di zaman Orde Baru. Dhimam menjelaskan bahwa maksud dari apa yang disampaikan Titiek di atas bukan berarti akan membawa suasana Orde Baru secara menyeluruh.

“Jadi saya kira konteksnya bu Titiek adalah bahwa zaman pak Harto bukan berarti kita kembali ke orde baru. Nggak ada orang yang mau kembali kepada orde baru,” jelas Dhimam kepada Suara.com, Selasa (20/11/2018).

Dhimam akui zaman pemerintahan Soeharto yang bergaya kepemimpinan otoriter itu memiliki banyak kekurangan. Akan tetapi Dhimam meminta masyarakat tidak hanya membuka sebelah mata.

Menurutnya, ada perbandingan daripada cara pembangunan yang dilakukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Soeharto. Dhimam melihat cara Presiden Soeharto membangun infrastruktur lebih baik daripada Jokowi.

“Misalnya sekarang pembangunan infrastruktur, infrastruktur dibangun dibangun dalam bentuk jalan tol tetapi industrinya tidak dibangun. Misalnya petani yang mau membawa barang ke kota atau ke kabupaten itu bisa dapat infrastruktur dasar. Daripada kita membangun jalan tol yang lewat itu bukan kendaraan produktif tapi kendaraan-kendaraan yang misalnya kendaraan-kendaraan yang konsumtif,” ujarnya.

Selain itu, program swasembada pangan pun menjadi alasan Dhimam mengapa harus ada program di zaman kepemimpinan Soeharto yang harus diadopsi di zaman sekarang. Hal itu dipicu oleh pemerintahan Jokowi yang kerap kali melakukan impor bahan pangan yang menurutnya masih bisa disediakan di dalam negeri dengan memanfaatkan lahan yang ada.

“Kita coba lihat impor, barang-barang yang mestinya kota swasembada kita impor, ya nggak apa-apadong ‘the good all days’ hari-hari yang bagus yang waktu itu kita jadikan contoh. Jadi kalau kemudian beras, padi di sini kita punya lahan yang luas kenapa kita mesti impor,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto sempat mengungkit era Orde Baru yang memiliki program kebanggaan yakni swasembada pangan.

Dirinya mengeluhkan pada pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi tidak pernah bisa memenuhi janji untuk swasembada padi, jagung dan kedelai. Malah menurutnya Jokowi terus melakukan impor untuk pengadaan ketiga jenis pangan itu.

Oleh karena itu, Titiek menyebut apabila Prabowo-Sandiaga terpilih, keberhasilan pemerintahan Seoharto itu akan diaplikasikan kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo: Indonesia Tak Jalankan Pasal 33 UUD 1945

Prabowo: Indonesia Tak Jalankan Pasal 33 UUD 1945

News | Selasa, 20 November 2018 | 07:15 WIB

Prabowo Subianto Diyakini Tak Tiru Gaya Otoriter Mantan Mertua

Prabowo Subianto Diyakini Tak Tiru Gaya Otoriter Mantan Mertua

News | Senin, 19 November 2018 | 21:40 WIB

Jubir Prabowo: Publik Sudah Cerdas, Masa Terus Salahkan Pak Harto

Jubir Prabowo: Publik Sudah Cerdas, Masa Terus Salahkan Pak Harto

News | Senin, 19 November 2018 | 21:36 WIB

Dicap Jualan Orba, Jubir: Prabowo Sering Kritik Soeharto

Dicap Jualan Orba, Jubir: Prabowo Sering Kritik Soeharto

News | Senin, 19 November 2018 | 21:06 WIB

Kubu Prabowo: Kelas Maruf Amin Sejak Jadi Cawapres Sudah Berubah

Kubu Prabowo: Kelas Maruf Amin Sejak Jadi Cawapres Sudah Berubah

News | Senin, 19 November 2018 | 20:38 WIB

Terkini

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB