Hadapi Revolusi Industri 4.0, Tenaga Kerja Harus Makin Terampil

MN Yunita

Senin, 26 November 2018 | 13:44 WIB
Hadapi Revolusi Industri 4.0, Tenaga Kerja Harus Makin Terampil
Peningkatan kualitas SDM terus dikembangkan oleh Kemnaker. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Data Organisasi Buruh Internasional (ILO) menyebut sebanyak 56 persen  pekerjaan di Indonesia terancam akan diambil alih oleh robot akibat revolusi industri 4.0.

Menghadapi potensi tersebut Kementrian Ketenagakerjaan mengambil langkah-langkah implentasi.

"Untuk menghadapi  potensi  pengurangan  tenaga  kerja , ada dua langkah  implementasi salah satunya adalah meningkatkan  keterampilan  yang  sesuai  untuk tenaga  kerja  agar  tidak  diganti  oleh  industri otomasi  4.0," kata Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK) Kemnaker, Maruli Hasoloan, saat membuka Konferensi Regional untuk Mengurangi Pengangguran Generasi Muda, Kamis (15/11/2018).

 Selain itu, ada pelatihan  kewirausahaan  dan  akses  modal  untuk memulai  dan  mengembangkan  sektor swasta juga harus dilakukan.

 Berbagai  langkah  pengembangan  yang  dilakukan pemerintah  Indonesia  telah menunjukkan  beberapa perbaikan. "Salah  satunya  adalah program  peningkatan pelatihan  dengan kebijakan yang  dikenal sebagai  3R (Revitalisasi, Reorientasi, dan  Rebranding) di Balai Latihan Kerja," jelas Maruli.

 Peningkatan kualitas dikembangkan melalui  strategi Triple Skilling, yaitu skillingupskilling, dan reskilling. 
 
"Pekerja  yang  tidak  dilengkapi  dengan  keterampilan dapat  bergabung  dengan  program  skilling  sehingga mereka  akan  belajar  keterampilan  khusus  untuk  sektor tertentu," tambahnya.

Sementara  itu,  pekerja  yang  sudah  memiliki keterampilan  dan perlu  peningkatan  keterampilan  dapat mengikuti program up skilling. Sedangkan  bagi  yang  ingin  beralih keterampilan bisa mengambil  program re-skilling.

 Pemerintah menyadari pentingnya menanggapi tantangan pekerjaan kaum muda dengan meluncurkan rencana aksi nasional.

 "Diantaranya terdiri dari kemampuan mendapatkan pekerjaan, kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, dan kesempatan yang setara untuk memenuhi tujuan pekerjaan yang layak dan produktif bagi kaum muda," tambah Maruli.

baca juga

Acara Konferensi Regional untuk Mengurangi Pengangguran Generasi Muda sendiri merupakan kerjasama antara Kemnaker, ILO, ASEAN, dan Pemerintah Swiss.

Hadir dalam acara tersebut adalah perwakilan dari Thailand, Singapura, Timor Leste, Filipina, Laos, Vietnam, Malaysia, dan Kamboja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menaker: Indonesia Butuh Dukungan ILO untuk Tingkatkan Sektor Ketenagakerjaan

Menaker: Indonesia Butuh Dukungan ILO untuk Tingkatkan Sektor Ketenagakerjaan

Bisnis | Sabtu, 11 Juni 2022 | 09:32 WIB

Terkini

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

×